Surabaya (beritajatim.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), melalui akun resminya telah merilis jadwal pergerakan jemaah haji Indonesia, khususnya pada tanggal 8-13 Zulhijjah 1444 H waktu setempat.
Jemaah haji Indonesia pada tahun 2023 ini akan mulai melakukan pergerakan dari hotel menuju Arafah, Muzdalifah, Mina, hingga kembali ke hotel.
“Jadwal keberangkatan ke Arafah disusun berbasis kloter. Hal ini segera disosialisasikan agar setiap kloter memahami jadwal pergerakannya. Sehingga proses persiapan bisa sesuai dengan jam keberangkatan masing-masing kloter,” ujar Subhan Cholid, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 1444 H/2023 M.
Sebelum berangkat ke Arafah, Subhan juga telah menjelaskan bahwa para jemaah akan mengenakan kain ihram dan mengambil miqat di hotel masing-masing.
Adapun berikut ini jadwal lengkap pergerakkan jemaah haji Indonesia 1444 H/2023 M.
BACA JUGA: Sudah Naik Haji Beneran, Choirun Jombang Tetap Dijuluki ‘Kaji Nunut’
8 Zulhijah 1444 H
Jemaah haji berangkat dari hotel menuju Arafah untuk melakukan Wuquf. Untuk waktu pemberangkatannya di mulai pada pukul 7.00-24.00 Waktu Arab Saudi (WAS). Dengan pembagian sebagai berikut.
Trip 1 : 7.00-11.00 WAS
Trip 2: 11.00-17.00 WAS
Trip 3: 17.00-24.00 WAS
9 Zulhijah 1444 H
Usai wukuf di Arafah, jamaah kemudian dibawa menuju ke Muzdalifah sekitar pukul 19.00-1.00 WAS. Di tempat ini nantinya jamaah akan mengumpulkan batu kerikil untuk aktivitas lempar jumrah nantinya.
9-10 Zulhijah 1444 H
Usai dari Muzdalifah, jamaah menuju ke Mina sekitar pukul 23.40-9.00 WAS. Di Mina, jemaah akan menginap beberapa hari untuk melontar jumrah.
12-13 Zulhijjah 1444 H
Para jemaah haji dari Mina kembali ke pondokan atau hotel masing-masing. Dengan pembagian waktu, Nafar Awal tanggal 12 Zulhijjah pukul 7.00-18.00 WAS, dan Nafar Tsani pada tanggal 13 Zulhijjah, pukul 7.00-19.00 WAS. (fyi/nap)






