Malang (beritajatim.com) – Sebanyak 92 mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) lolos Program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) pada tahun 2024 ini. Mereka akan menjalani studi di perguruan tinggi luar negeri selama satu semester.
Salah satu mahasiswa UB yang lolos IISMA, Lintang Ken Rania Saraswati berbagi kisah suksesnya. Ken Rania, sapannya tidak terlahir dari keluarga yang berlimpah harta. Namun penerima ia punya keinginan kuat untuk kuliah di perguruan tinggi dunia.
“Kuliah di luar negeri sudah jadi bagian tidak terpisahkan dari harapan dan cita-citaku. Dari catatan di buku diary hingga sudut buku pelajaran, aku selalu menulis ‘Bismillah Study Abroad’. Impian ini terus menggelora dalam diriku,” kisah Ken Rania, Senin (20/5/2024).
Ken mengaku belum dapat memenuhi finansial dan mental untuk kuliah di perguruan tinggi asing. Ia merencanakan setiap langkah dengan teliti, mulai dari summer school sampai kuliah full empat tahun.
“Namun, Allah tahu bahwa saat itu aku belum mampu, terutama secara mental dan finansial. Aku percaya bahwa Allah menempatkanku di UB saat ini karena Allah tahu kapan waktu terbaik bagiku untuk berkembang,” terang Mahasiswi Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) ini.
Ken mengaku terpanggil ketika ada pengumuman tentang beasiswa IISMA di UB. Ia menabung dan meningkatkan kemampuan bahasa Inggris sehingga berhasil mengumpulkan dana untuk mengikuti seleksi program IISMA.
“Aku lolos program IISMA pada Yale University di New Haven Connecticut Amerika Serikat dengan memilih Yale University karena program yang ditawarkan menarik, terutama menyangkut isu pemerintahan, Krisis Iklim dan Lingkungan,” katanya.

Mahasiswa FIA UB ini tertarik pada hubungan antara mata kuliah ini dan minat saya terhadap isu-isu tata kelola pemerintahan, iklim, dan lingkungan, serta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). “Yale University memang menjadi pilihan pertamaku,” ungkapnya.
Berbeda dengan Ken,Yohana Beatrice Nainggolan juga sudah punya keinginan kuliah di luar negeri sejak kecil. Oleh sebab itu, saat berada pada semester ganjil tahun ini ia memaksimalkan program MBKM melalui kegiatan IISMA.
“Sejak kecil, saya sudah memiliki cita-cita untuk bisa belajar ke luar negeri, terutama ke Eropa. Kesempatan untuk bisa mendapat beasiswa exchange IISMA tidak datang dua kali. Jadi sangat layak untuk dicoba,” ujar Yohana.
Ketika ada sosialisasi program MBKM yang menghadirkan alumni IISMA sebagai narasumber, mahasiswa Prodi Teknik Informatika Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) ini mulai bertanya dan berdiskusi dengan alumni. Akhirnya Yohana tertarik untuk belajar, mencari mentor, dan berlatih menulis essay sampai tes bahasa inggris.
“Saya lakukan kegiatan tersebut beberapa minggu sebelum pembukaan pendaftaran IISMA. Saya lolos program IISMA 2024 pada National Research University of Information Technologies, Mechanics, and Optics atau ITMO di Rusia,” kisahnya.
Selama satu semester, Yohana mengambil program atau course Network security, Mobile Systems Security, Control Systems Programming, dan Environmental Design. Ia mengambil studi tersebut karena sesuai dengan latar belakang dari program studi yang sedang ditempuh.
“Saya ingin memperdalam ilmu dan juga mencari pengalaman belajar IT dari universitas dan fakultas selain FILKOM. Selain itu juga karena mata kuliah tersebut dapat dikonversi karena sesuai dan mirip dengan beberapa mata kuliah yang ada di FILKOM,” ujarnya menutup. [dan/but]






