Jombang (beritajatim.com) – Mudik Lebaran 2025 diprediksi akan lebih aman dan nyaman bagi para pengguna Tol Jombang-Mojokerto. ASTRA Infra Toll Road Jombang-Mojokerto telah memasang 88 CCTV di sepanjang jalur tol sepanjang 40,5 kilometer.
Dengan perhitungan setiap 500 meter terdapat satu CCTV, langkah ini bertujuan untuk memastikan pengawasan maksimal terhadap kondisi lalu lintas dan memberikan respons cepat terhadap segala kemungkinan hambatan di jalan.
“Ketika ada trouble di jalan tol, segera bisa teratasi,” ujar Head of Business & Relation Astra Tol Jomo, Zanuar Firmanto, Selasa (25/3/2025).
Menurut Zanuar, puncak arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, dengan sekitar 55 ribu kendaraan yang akan memadati Tol Jombang-Mojokerto. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi terjadi pada Kamis, 3 April 2025, dengan lonjakan signifikan hingga 92 ribu kendaraan.
Guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan tersebut, ASTRA Infra telah menyiagakan 200 petugas yang siap membantu kelancaran perjalanan pemudik. Selain itu, sejumlah armada layanan jalan tol juga telah disiapkan.
Di antaranya, 3 mobil patroli untuk pengawasan dan pengamanan jalur tol, 1 mobil rescue untuk menangani kondisi darurat, 2 ambulans dengan perlengkapan medis lengkap, 4 mobil derek guna membantu kendaraan yang mengalami kendala teknis.
Tak hanya memastikan kelancaran arus lalu lintas, ASTRA Tol Jomo juga bekerja sama dengan Daihatsu Mobile Service untuk menyediakan layanan perawatan kendaraan langsung di ruas tol. Layanan ini mencakup pengecekan kendaraan, penggantian oli, aki, pengisian air radiator, hingga berbagai perawatan teknis lainnya.
Layanan mobile service ini tersedia setiap Senin hingga Sabtu, mulai pukul 09.00 WIB hingga 17.00 WIB, memberikan kemudahan bagi pemudik yang membutuhkan bantuan teknis selama perjalanan.
Dengan berbagai fasilitas ini, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2025 menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna Tol Jombang-Mojokerto. [suf]






