Malang(beritajatim.com) – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mencatat angka okupansi hotel di Kota Malang untuk libur tahun baru hampir menyentuh angka 100 persen. Sejauh ini sudah 80 persen kamar hotel sudah dipesan.
Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki mengatakan, pemesanan mayoritas dilakukan oleh wisatawan. Jumlah ini termasuk tinggi seiring terus melandainya kasus Covid=19.
“Jelang Tahun Baru ini sudah ada kamar hotel yang dibooking oleh pengunjung. Presentase nya sekitar 70 hingga 80 persen,” ujar Agoes.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tahun-baru”]
Agoes menuturkan pengunjung yang booking rata-rata berasal dari Surabaya, Jakarta, Yogyakarta, Jawa Barat bahkan hingga Bali. Angka 80 persen ini termasuk tinggi untuk momen liburan. Sebab biasanya hanya di angka 60 persen saja.
Agoes mengatakan, strategi hotel di Malang menawarkan paket menginap serta hiburan menarik saat malam Tahun Baru 2023 efektif meningkatkan angka okupansi. Rata-rata tamu melakukan pemesanan hotel sebelum Natal.
“Meski begitu rata-rata teman hotel itu masih menyisakan kamar pada hari H nanti. Jadi tidak semua kamar disediakan itu full booking sebelum hari H,” tandasnya. (luc/kun)






