Surabaya (beritajatim.com) – Inner Child yang terluka ternyata bisa disembuhkan dengan melakukan beberapa hal. Melansir Healthline, Inner child yang terluka justru perlu disembuhkan, bisa dengan mengakui keberadaannya, menulis jurnal, dan meditasi.
Menurut psikolog Tiffany Brown, PhD, penyembuhan Inner child trauma masa kanak-kanak yang belum diproses yang memengaruhi individu hingga dewasa. Hal ini sama sekali tidak mudah.
Jadi, ketika seseorang berusaha untuk mengatasi emosi dan kebutuhan inner child yang tidak terpenuhi, baik sendiri atau dengan bantuan terapis, mereka membutuhkan motivasi dan identifikasi.
Ternyata cukup sulit mengidentifikasi seperti apa keberhasilan penyembuhan inner child. Untuk membantu hal ini, berutajatim telah mengumpulkan informasi dari berbagai sumber laman psikologi, mengenai tanda-tanda bahwa penyembuhan inner child yang terluka berhasil.
1. Lebih ingin tahu tentang diri sendiri
Salah satu tanda pertama bahwa seseorang menyembuhkan inner child adalah ia mulai mencari tahu tentang diri sendiri. Misalnya dimulai dengan mempertanyakan pola pikir, hingga mencari tahu mengenai akar masalah trauma.
2. Dapat mengidentifikasi luka masa kanak-kanak di balik pemicu terlukanya inner child
Menjadi lebih ingin tahu tentang diri sendiri, juga termasuk mengidentifikasi apa pemicu terlukanya inner child. Hal ini bisa berupa pengalaman, ingatan, orang, atau tempat apa pun yang memicu aktivasi emosional yang intens. Beberapa pemicu yang kita alami sebagai orang dewasa memiliki akar yang dalam pada pengalaman masa kecil yang menyakitkan.
Misalnya, hipersensitivitas terhadap penolakan sebagai orang dewasa mungkin terkait dengan orang tua yang tidak menaruh minat pada anak. Seringkali, hubungan antara pengalaman masa kecil dan pemicunya tidak mudah untuk diidentifikasi.
3. Sadar dan memenuhi kebutuhan inner child
Kesadaran akan pemicu dan luka adalah alat yang ampuh dan penting dalam penyembuhan inner child. Terutama jika disertai dengan memenuhi kebutuhan inner child.
Jadi jika seseorang biasa berusaha memenuhi kebutuhan inner child, itu tandanya penyembuhan sedang terjadi. Pemenuhan kebutuhan inner child, akan bervariasi tergantung pada situasi, tetapi dapat terlihat seperti validasi, kepastian, menenangkan diri, menerapkan batasan, atau mengidentifikasi ekspektasi.
[berita-terkait number=”5″ tag=”tips”]
4. Meluangkan waktu untuk bermain
Menjadi orang dewasa memiliki daftar tanggung jawab yang panjang. Ternyata, meluangkan waktu untuk bermain adalah tanda menyembuhkan inner child sedang terjadi, karena memungkinkan ekspresi diri yang otentik.
5. Merasa termotivasi untuk mengejar hal-hal baru
Merasa bebas dan mengalami lebih sedikit perjuangan di area yang biasanya terasa sangat menantang juga merupakan tanda-tanda bahwa seseorang telah melakukan penyembuhan inner child selama beberapa waktu.
Rasa kebebasan baru ini mungkin membuat seseorang merasa terbuka untuk mengejar hal-hal yang sebelumnya tidak dimiliki, seperti persahabatan, hasrat, tujuan, atau cinta. Alasannya, karena kebutuhan inner child berbeda dengan kebutuhan orang dewasa.
6. Memperhatikan perbedaan dalam hubungan
Meskipun inner child bersifat sangat pribadi, namun efeknya juga dapat meluas ke dalam hubungan sosial. Secara khusus, inner child yang tersembuhkan mengubah cara individu terlibat dengan orang lain, seperti menjadi kurang reaktif, berkomunikasi lebih efektif, dan lebih memperhatikan hubungan sosial.
7. Mengalami perubahan suasana hati dan kecemasan yang tidak terlalu drastis
Seiring waktu, inner child yang sembuh juga dapat menyebabkan perubahan suasana hati yang semakin mudah dikontrol.
Hal ini berarti meminimalisir kecemasan dan umumnya lebih tenang, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kualitas tidur.
Demikianlah tanda bahwa seseorang sedang menyembuhkan Inner Child yang terluka. (kai/ian)






