Surabaya (beritajatim.com) – Saat kita sedang mengalami batuk dan sakit tenggorokan. Ada beberapa makanan yang harus kita hindari agar gejala yang dirasakan tidak semakin parah.
Bukan hanya minuman, beberapa jenis makanan juga harus dihindari bagi penderita batuk dan sakit tenggorokan.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah mengusahakan untuk menghindari makanan yang dapat mengiritasi tenggorokan.
Dr. DeMarco, seorang dokter perawatan primer di Universitas Columbia, yang dilansir Healthline mengatakan bahwa makanan yang keras dan pedas dapat berdampak pada tenggorokan.
“Makanan pedas dan makanan dengan tekstur yang keras bisa semakin mengiritasi tenggorokan, sehingga mengganggu untuk ditelan,” katanya.
[berita-terkait number=”5″ tag=”kesehatan”]
Untuk lebih lengkapnya, berikut daftar beberapa makanan yang harus dihindari ketika sakit batuk dan sakit tenggorokan, menurut Dr. DeMarco:
- Makanan dengan rempah-rempah dan bumbu yang kuat
- Makanan ringan yang renyah seperti keripik kentang, keripik tortilla, dan kerupuk
- Sayur mentah yang belum diolah
- Buah yang asam, seperti lemon dan jeruk
- Minuman asam seperti kopi dan soda
- Cokelat
- Saus olahan instan, seperti saus tomat dan sambal
- Makanan yang berminyak, seperti gorengan
Meskipun kandungan zat yang ada dalam makanan dapat membantu menyembuhkan banyak hal. Namun bukan berarti makanan itu sekaligus menjadi obat, apalagi jika kasus sakit yang membutuhkan pertolongan cepat.
Misalnya dalam kasus sakit yang harus segera diredakan gejalanya agar tidak menggangu aktifitas sehari-hari, alangkah baiknya menggunakan obat yang diresepkan dokter. Misalnya acetaminophen atau ibuprofen yang dapat membantu mengatasi rasa tidak nyaman di tenggorokan.
Namun jika dalam situasi yang tidak membahayakan, Dr. DeMarco menyarankan untuk berkumur dengan air hangat dan garam beberapa kali sehari.
Kemudian mengisap pelega tenggorokan dan semprotan tenggorokan agar lebih cepat meredakan rasa sakit dan iritasi saat batuk dan sakit tenggorokan.
Penting juga untuk diingat bahwa asap dapat semakin mengiritasi tenggorokan yang sudah sakit. Hindari merokok dan perokok sebisa mungkin.
“Tinggal di rumah dan beristirahat sebaik mungkin akan membantu mempercepat pemulihan dari sakit tenggorokan. Pastikan untuk menghidrasi dan mengistirahatkan pita suara Anda dari aktivitas seperti berbicara lama dan berteriak,” lanjut Dr. DeMarco.
Jika gejala yang dirasakan sangat batuk dan sakit tenggorokan semakin parah dan berlangsung lama, segera periksakan ke dokter. (kai/nap)






