Surabaya (beritajatim.com) – Hari Raya Idul Adha menjadi waktu yang sangat bermakna bagi umat Islam untuk memperkuat iman sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan dan sosial.
Selain melaksanakan kewajiban seperti shalat Id dan menyembelih hewan kurban, Rasulullah SAW juga menganjurkan beberapa amalan sunnah yang dapat meningkatkan keberkahan di hari suci ini.
Amalan-amalan tersebut tidak hanya memperdalam kualitas ibadah, tetapi juga menguatkan nilai spiritual serta kebersamaan di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Berikut adalah beberapa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan pada Hari Raya Idul Adha:
1. Memperbanyak Ibadah di Malam Hari Raya
Disunnahkan untuk mengisi malam sebelum Idul Adha dengan berbagai ibadah seperti takbir, dzikir, shalawat, dan shalat malam. Para ulama menekankan pentingnya menghormati malam hari raya dengan kegiatan ibadah.
2. Mandi Sebelum Melaksanakan Shalat Id
Mandi pada pagi hari Idul Adha merupakan amalan sunnah yang dianjurkan, mulai dari tengah malam hingga sebelum waktu shalat Id tiba. Tujuannya adalah membersihkan diri dan menyambut hari raya dengan kesucian.
3. Menggunakan Pakaian Terbaik dan Wewangian
Dianjurkan mengenakan pakaian terbaik saat hendak menunaikan shalat Id, serta memakai wewangian. Untuk pria, disarankan mengenakan pakaian putih dan sorban, sementara wanita cukup mengenakan pakaian yang sederhana dan tidak berlebihan.
4. Tidak Makan Sebelum Shalat Id
Berbeda dengan tradisi Idul Fitri, pada Idul Adha disunnahkan untuk tidak makan sebelum shalat Id dilaksanakan agar bisa langsung menikmati hidangan dari hewan kurban sesudahnya.
5. Berjalan Kaki Menuju Tempat Shalat Id
Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk berjalan kaki menuju tempat shalat Idul Adha sebagai bentuk kesederhanaan dan untuk menambah pahala.
6. Mengumandangkan Takbir
Takbir dianjurkan dikumandangkan mulai dari malam hari raya hingga tanggal 13 Dzulhijjah (hari tasyrik). Takbir ini dapat dilakukan di masjid, mushalla, atau di rumah untuk menambah semarak suasana Idul Adha.
7. Menyembelih Hewan Kurban
Menyembelih hewan kurban adalah salah satu ibadah utama di Idul Adha sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT dan untuk meniru pengorbanan Nabi Ibrahim AS.
8. Menggunakan Jalan yang Berbeda Saat Pergi dan
Pulang Shalat Id
Rasulullah SAW biasa mengambil jalur yang berbeda saat berangkat dan pulang dari shalat Id untuk memperluas silaturahim, bertemu dengan lebih banyak saudara, tetangga, dan saling bermaaf-maafan.
Melaksanakan berbagai amalan sunnah tersebut dapat memperkaya keberkahan dan menambah keutamaan dalam menjalankan perayaan Idul Adha, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT. [aje]






