Banyuwangi (beritajatim.com) – Libur panjang Hari Raya Waisak 2025 menjadi momen yang dimanfaatkan banyak wisatawan untuk berkunjung ke Banyuwangi. Kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, dikenal luas akan kekayaan wisata alamnya.
Melalui data resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, salah satu daya tarik utama selama libur Waisak kali ini adalah De Djawatan, hutan trembesi yang memiliki pesona magis dan sejuk. Dalam empat hari terakhir, tempat ini mencatat kunjungan sebanyak 8.776 wisatawan.
Dengan pepohonan trembesi raksasa yang menciptakan suasana bak negeri dongeng, De Djawatan terus menarik minat wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.
Tak hanya De Djawatan, destinasi lain juga menunjukkan angka kunjungan yang tinggi. Pantai Boom Marina mencatatkan 8.726 pengunjung, disusul Pulau Merah dengan 7.336 wisatawan, dan Banyuwangi Park yang menarik 7.225 pelancong. Sementara itu, Kawah Ijen yang terkenal dengan fenomena blue fire-nya berhasil memikat 4.917 wisatawan selama libur panjang ini.
Secara keseluruhan, total kunjungan ke destinasi wisata di Banyuwangi selama empat hari mencapai 69.948 wisatawan. Dari jumlah tersebut, 68.687 merupakan wisatawan nusantara, sedangkan 1.261 sisanya adalah wisatawan mancanegara.
Menanggapi lonjakan wisatawan ini, Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Banyuwangi, Ainur Rofiq, menyampaikan rasa syukur dan komitmen pihaknya dalam meningkatkan kualitas pariwisata.
“Kami terus berbenah dan berinovasi untuk memberikan pengalaman terbaik bagi para wisatawan. Selain itu, kami juga berkoordinasi dengan bernagai pihak untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung,” ujar Rofiq.
Meningkatnya jumlah pengunjung juga tentu membawa dampak positif terhadap perekonomian lokal. Pelaku usaha di sektor kuliner, suvenir, hingga penyedia jasa wisata mengalami lonjakan pendapatan yang signifikan. Hal ini menegaskan bahwa sektor pariwisata menjadi salah satu penopang utama ekonomi daerah.
“Keberhasilan ini diharapkan menjadi semangat bagi Banyuwangi untuk terus mengembangkan destinasi dan layanan wisata. Dengan kekayaan alam yang memukau, Banyuwangi diyakini menjadi pilihan utama wisatawan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, di masa liburan mendatang,” pungkas Rofiq. [alr/aje]






