Pasuruan (beritajatim.com) – Dari total 1.842 calon jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan yang mendapatkan porsi keberangkatan tahun ini, masih terdapat 476 calon jemaah yang belum melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (Bipih) tahap pertama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasuruan, Syaikhul Hadi, mengimbau kepada ratusan calon jemaah tersebut untuk segera melunasi Bipih. Kementerian Agama memberikan waktu tambahan hingga 23 Februari 2024, sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nomor 137 Tahun 2024.
“Kami harap para calon jemaah haji yang belum melunasi Bipih segera menyelesaikannya. Mengingat waktu pelunasan diperpanjang hingga 23 Februari mendatang,” kata Syaikhul.
Hingga batas akhir pelunasan tahap pertama pada 12 Februari lalu, tercatat 1.366 calon jemaah haji yang telah melunasi Bipih.
Syaikhul yakin bahwa para calon jemaah yang belum lunas akan segera menyelesaikannya. “Karena haji ini adalah panggilan Allah, saya meyakini para jamaah yang belum lunas akan bisa melengkapinya sesegera mungkin,” jelasnya.
Selain melunasi Bipih, Syaikhul juga meminta seluruh calon jemaah untuk mempersiapkan diri menjelang keberangkatan. Persiapan ini meliputi fisik, mental, ilmu manasik, dan kesehatan. “Mulai dari sekarang jemaah haji sudah bisa mempersiapkan diri, melakukan latihan-latihan fisik seperti berjalan kaki, pola hidup sehat. Dan yang terpenting, perkuat ilmu manasik haji,” pesannya. (ada/kun)






