Surabaya (beritajatim.com) – Tanggal 4 Maret setiap tahunnya diperingati sebagai World Obesity Day atau Hari Obesitas Sedunia. Perayaan istimewa ini menjadi ajang untuk menyebarkan edukasi kepada publik mengenai obesitas, serta menjadi upaya untuk mengurangi, mencegah serta mengobatinya.
Banyak orang mengira bahwa obesitas adalah hal biasa, padahal obesitas berasal dari tumpukan penyakit dan sangat berbahaya apabila dibiarkan begitu saja. Faktanya, obesitas menjadi salah satu krisis kesehatan terbesar yang dihadapi oleh masyarakat dunia. Sekitar 800 juta orang di dunia saat ini telah mengalami obesitas.
Kalian salah besar apabila mengria bahwa obesitas hanya masalah kelebihan berat badan, sedangkan jutaan orang meninggal setiap tahunnya karena penyakit serius ini. Oleh karena itulah, Hari Obesitas Sedunia diciptakan, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa obesitas bukan penyakit biasa, namun bisa mengancam nyawa.
Untuk menambah wawasan, berikut ini adalah sejarah terciptanya Hari Obesitas Sedunia beserta bagaimana cara ikut memperingatinya!
[berita-terkait number=”5″ tag=”sejarah”]
Sejarah Hari Obesitas Sedunia
Hari Obesitas Sedunia berawal dari hari obesitas yang dirayakan secara regional, salah satunya adalah Hari Obesitas Eropa yang dimulai pada tahun 2010. Kampanye ini digaungi oleh sejumlah dokter dan pasien yang merasa khawatir akan krisis obesitas semakin berkembang.
Hingga akhir Hari Obesitas Eropa bertumbuh menjadi perayaan yang besar, diikuti dengan partisipasi dari berbagai negara di seluruh wilayah. Hari Obesitas Sedunia pun menyusul beberapa tahuns setelahnya, tepatnya pada tahun 2015 oleh Federasi Obesitas Dunia bekerja sama dengan WHO dan Komisi Lancet.
Bersama – sama mereka memiliki misi untuk menyebarkan pada masyarakat luas mengenai obesitas. Tidak hanya itu, tapi juga membantu masyarakat untuk mempelajari bagaimana mendapat dan mempertahankan berat badan yang ideal, memberikan solusi untuk para penderita obesitas, serta menanamkan pengetahuan mengenai pola makan yang sehat dan bergizi.
Sampai tahun 2019, Hari Obesitas Sedunia diperingati pada setiap bulan Oktober. Namun semenjak tahun 2020, peringatan ini berubah pada tanggal 4 Maret setiap tahunnya. Harapan dari adanya Hari Obesitas Sedunia ini adalah setiap orang bisa bekerja sama untuk memastikan kehidupan yang lebih sehat, bahagia, dan tentunya lebih lama.
Terlebih dengan maraknya kasus obesitas pada anak – anak, diprediksi akan terjadi peningkatan 60% jumlah anak yang mengalami obesitas di tahun 2030. Tentu sangat memprihatinkan bukan?
[berita-terkait number=”5″ tag=”sejarah”]
Cara Memperingati Hari Obesitas Sedunia
Semua orang bisa ikuti memperingati hari spesial ini, tentunya berbagai cara dan kegiatan dapat dilakukan, yakni dengan:
- Mencari tau lebih dalam tentang obesitas, cara mencegahnya, bagaimana melakukan deteksi dini, serta pengobatan yang harus dilakukan
- Menyebarkan kepada masyarakat luas mengenai pengetahuan obesitas yang telah dimiliki
- Membagikan informasi tentang peringatan Hari Obesitas Sedunia di berbagai media sosial
- Meramaikan kampanye Hari Obesitas Sedunia di media sosial
- Berpartisipasi dalam berbagai acara atau kegiatan yang diadakan dalam rangka Hari Obesitas Sedunia
Itulah beberapa hal yang perlu kalian ketahui mengenai Hari Obesitas Sedunia. Semoga menginformasi. (mnd/ian)






