Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 21 negara akan mengikuti Asian Music Games di Kabupaten Jember, Jawa Timur, 18 – 25 September 2023. Asian Music games adalah kompetisi marching band seluruh Asia yang diikuti kurang lebih tiga ribu orang atlet.
Grand launching Asian Music Games dilakukan di Aula PB Soedirman, kantor Pemerintah Kabupaten Jember, oleh Bupati Hendy Siswanto bersama Wakil Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman dan Presiden Asian Marching Band Confederation (AMBC) Kosin Suebprasitwong, Rabu (3/5/2023) malam.
“Pekan depan akan ada annual meeting, rapat pendahuluan. Setiap negara peserta akan membawa dua orang perwakilan yang akan kami jamu di pendapa. Nanti mereka akan berdiskusi dan mengecek venue di Jember,” kata Hendy, usai acara grand launching.
Menurut Hendy, kegiatan ini tidak hanya mengangkat nama Jember. “Lebih dari itu, mengangkat potensi pariwisata dan perekonomian. Kami mohon dukungan teman-teman media,” katanya.
Nantinya AMBC sendiri yang akan menilai dan mengontrol agenda kegiatan tersebut agar sesuai standar yang ditetapkan. “Kami akan support penuh kegiatan ini, apa yang jadi syarat untuk suksesnya kegiatan ini,” kata Hendy.
Sementara itu, Suebprasitwong mengatakan, Jember dipilih menjadi tuan rumah karena memiliki kelompok marching band yang cukup populer. Industri marching band juga sudah cukup bagus. Rencananya pada 19 – 21 September akan dilaksanakan seleksi untuk grup-grup marching band dari 16 provinsi. Pemenangnya akan diadu dengan marching band dari negara-negara lain.
Ada sejumlah kategori yang dilombakan, antara lain solo indvidu, beregu, dan duet. Khusus kategori beregu akan ada marching show dan drum line battle. Panitia masih akan menunggu tim dari negara lain yang juga menjalani seleksi masing-masing. “Juri-jurinya profesional dan sudah memiliki sertifikat. Kami memiliki standar tinggi. Juri berasal dari Malaysia, Thailand, Jepang, dan Taiwan,” kata Sehat Kurniawan Saiman, Wakil Presiden Asian Marching Band Confederation. [wir]






