Surabaya (beritajatim.com) – Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Ganjar Pranowo dan Mahfud MD memiliki 21 janji yang dijadikan bahan kampanye mereka.
Sebanyak 21 janji tersebut diungkapkan oleh Mahfud MD saat memberikan closing statement debat cawapres Jumat (22/12/2023) malam.
Janji program tersebut menurut Mahfud MD sebagai langkah untuk menjadikan negara yang bersih dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.
“Kami Ganjar dan mahfuz ingin memastikan untuk menyelenggarakan negara yang bersih melalui penegakan hukum tanpa pandang bulu,” ungkap Mahfud MD.
Untuk menjalankan dan memastikan harapan tersebut, paslon capres cawapres nomor urut 03 tersebut menyiapkan sebanyak 21 program unggulan.
“Ganjar-Mahfud menyiapkan 21 program unggulan senilai Rp2500 triliun selama 5 tahun,” lanjut Mahfud MD.
Berikut 21 program unggulan tersebut yang menjadi janji kampanye pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD yang terungkap dalam debat cawapres.
1) 17 juta lapangan kerja,
2) Satu Desa satu fasket satu nakes,
3) Uang saku Kader posyandu,
4) 10 juta hunian, punya rumah semudah punya motor,
5) Sekolah dapat gaji lulus pasti kerja,
6) Satu keluarga miskin satu sarjana,
7) Perempuan maju,
8) Buruh naik kelas,
9) Kuliah gratis untuk anak prajurit dan Bayangkara,
10) Mudah berusaha termasuk UMKM dan koperasi,
11) Masjid sejahtera pengurus masjid terlindungi,
12) Guru ngaji dan guru agama lain digaji,
13) Pasokan pangan aman harga enak di kantong,
14) Lansia bahagia anak cucu gembira,
15) Petani bangga bertani,
16) Di laut kita jaya nelayan kita sejahtera,
17) Disabilitas mandiri berprestasi satu Desa satu mobil akses,
18) Internet super cepat gratis dan merata,
19) Bansos pasti lanjut tapi harus tepat sasaran,
20) Sikat KKN,
21) KTP Sakti.
“Segala kebijakan pemerintah harus mengutamakan kemakmuran dan kan rakyat termasuk memelihara fakir miskin dan anak terlantar seperti Ketentuan Pasal 34 ayat 1 undang-undang dasar,” harap Mahfud MD.
Secara sengaja Mahfud MD memberikan closing statement yang menyertakan namanya dan nama Ganjar sebagai doa.
“Semoga niatan baik dan keikhlasan kami mendapat ganjaran Ilahi dan tercatat di lauhil mahfud,” pungkasnya. (ian)






