Jombang (beritajatim.com) – Kabupaten Jombang menjadi lumbung suara paslon (pasangan calon) 01 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Betapa tidak, dari 21 kecamatan yang ada, semuanya dimenangkan oleh Capres-Cawapres 02 tersebut.
Sedangkan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD berada di urutan kedua. Sementara paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar menempati posisi juru kunci atau paling akhir. Cawapres Muhaimin yang notebene kelahiran Jombang tak banyak mendulang suara.
Perolehan suara Pilpres di Kabupaten Jombang tersebut berdasarkan berdasarkan penghitungan suara yang dirilis melalui laman resmi KPU, Sabtu (17/2/2024) pukul 08.00 WIB. Untuk Kabupaten Jombang sudah masuk 68,46 persen atau setara 2.641 TPS. Sedangkan jumlah totalnya adalah 3.858 TPS.
Dari jumlah itu, pasangan 02 mendapatkan 70,1 persen atau setara 387.387 suara. Disusul kemudian paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD yang meraih 19,1 persen atau 78.291 suara.
Posisi juru kunci ditempati oleh paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Pasangan berjuluk AMIN ini mendapatkan 10,81 persen atau 44.303 suara. Jika dilihat dari sebaran wilayah, dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Jombang, semuanya dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Gibran dengan suara yang signifikan.
Semisal Kecamatan Jombang (kota), paslon 02 mendapatkan 11.943 suara, kemudian paslon 03 meraih 2.937 suara, serta paslon 01 mendapat 1.729 suara. Kemudian di Kecamatan Bareng pasangan Prabowo-Gibran mendapat 16.442 suara, disusul Ganjar-Mahfud meraih 5.694 suara, serta pasangan Anies-Muhaimin sebesar 2.316 suara.
Sedangkan Kecamatan Kesamben, paslon 02 meraup 14.685 suara. Lalu paslon 03 meraih 4413 suara dan paslon 01 mendulang 3306 suara. Begitu juga dengan Kecamatan Mojoagung. Di kecamatan ini Prabowo-Gibran mendapat 14.941 suara, disusul Ganjar-Mahfud sebesar 4138 suara, serta Anies-Muhaimin mendapat 2385 suara.
Seluruhnya demikian. Semua dimenangkan oleh pasangan Prabowo-Gibran dengan selisih yang sangat mencolok. Paslon 02 meninggalkan dua rivalnya.
Divisi Teknis dan Penyelenggara KPU Jombang Asad Choirudin menjelaskan bahwa kotak suara sudah bergeser dari TPS ke PPK atau kecamatan. Hanya saja, pengitungan di tingkat kecamatan tersebut belum dilakukan.
“Masih menunggu persiapan, utamanya aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Untuk juknis (petunjuk teknis) pengitungan sudah kita terbitkan,” ujar alumnus Universitas Jember (Unej) ini. [suf]






