Surabaya (beritajatim.com) – Dua orang bandit ditangkap oleh keamanan dan warga usai membobol pabrik baja yang sudah tutup permanen di Jalan Karang Pilang, Kota Surabaya, Jumat (09/06/2023) dini hari. Belum diketahui secara pasti identitas dua orang yang diamankan. Keduanya telah diserahkan ke Polsek Karang Pilang.
Franky John salah satu petugas keamanan mengatakan jika dalam menjalankan aksinya, pelaku berjumlah dua orang dengan dua mobil minibus. Satu mobil yang berisi dua orang keburu kabur saat aksinya ketahuan.
“Pelaku 4 orang, yang mampu kami amankan hanya dua. Sudah diserahkan ke Polsek Karang Pilang,” ujar Franky saat dihubungi Beritajatim.com, Minggu (11/06/2023).
Franky menjelaskan, kejadian tersebut bermula ketika ia mendapatkan laporan dari temannya yang berada di warung seberang pabrik. Saat itu, Franky bersama teman-temannya sedang beristirahat di dalam pabrik. Ia yang mendapatkan laporan ada dua mobil mencurigakan langsung menuju ke parkiran yang dimaksud.
“Jadi pengakuan yang kami amankan, awalnya satu orang lompat lewat gerbang Timur. Lalu, membukakan pagar. Mungkin karena dikira pabrik sudah tutup permanen jadi tidak ada orang,” imbuh Franky.
Saat kepergok, dua pelaku yang sedang mengangkat potongan baja langsung masuk ke mobil san tancap gas. Franky dan teman-teman sempat melempar kaca mobil samping hingga pecah. Sedangkan dua bandit pembobol yang diamankan segera ditangkap oleh rekan-rekan Franky. Karena sempat melawan, kedua bandit itu terpaksa dipukuli oleh petugas keamanan.
“Saya langsung rampas kunci mobil yang dua pelaku diamankan. Setelah dilumpuhkan langsung diserahkan ke Polsek Karang Pilang,” pungkas Franky.
BACA JUGA:
Bandit Curanmor Apes, Ditipu Teman hingga Salah Curhat ke Intel
Menurut Franky, tidak ada potongan baja yang berhasil dibawa oleh pelaku yang kabur. Saat ini, pihaknya menambah kekuatan penjagaan karena pabrik tersebut sedang dalam masa sengketa keniagaan.
Sementara itu, dihubungi terpisah, Kapolsek Karang Pilang Kompol A. Risky Fardian membenarkan kejadian tersebut. Saat ini pihaknya masih mencari dua pelaku lainnya yang berhasil kabur.
“Iya benar sudah diamankan, nanti kami info lebih lanjut,” ujar Risky. [ang/but]






