Surabaya (beritajatim.com) – Lika-liku bisnis pasti sudah dirasakan bagi pengusaha yang bersungguh-sungguh dalam menjalankannya.
Tidak jarang pengusaha menghadapi beberapa kali bongkar-pasang target, yang berkaitan dengan perubahan pasar hingga peluang baru. Inilah saatnya para pengusaha melakukan pivot untuk mempertahankan bisnis atau mengembangkannya menjadi lebih besar lagi.
Apa itu Pivot dalam Dunia Bisnis? Melansir laman forbes, pivot adalah suatu perubahan arah bisnis, yang mencakup strategi. Ini bisa terjadi ketika bisnis kurang berkembang dengan baik atau menyesuaikan peluang pasar yang baru.
[berita-terkait number=”5″ tag=”cara”]
Jika Anda berencana melakukan pivot, berikut adalah 12 tips yang dirangkum dari berbagai sumber.
Cara Sukses Berbisnis Ketika Pivot
1. Utamakan Keinginan Konsumen dan Tim
Kunci keberhasilan target berbisnis adalah konsumen. Kita bisa membaginya dalam beberapa pertanyaan: bagaimana rencana bisnis dapat membantu konsumen dan menuntaskan kebutuhan mereka? Siapa orang-orang di tim kita yang melakukan ini, dan bagaimana caranya?
Pivot tanpa mempertimbangkan kepentingan orang (konsumen dan tim) bisa berantakan. Jika kita berfokus memenuhi kebutuhan orang-orang, maka mereka akan puas dan memberikan feedback yang banyak.
2. Kenali ‘Mesin’ Bisnis Anda
Untuk memutar roda bisnis, seseorang harus memiliki pemahaman yang mendalam tentang bisnis itu sendiri.
Kunci untuk merencanakan dan menerapkan pivot yang efektif adalah mengetahui “mesin” bisnis Anda. Dengan kata lain, apa jenis bisnis dan bagaimana cara membuatnya berjalan.
Jika Anda tidak dapat memahami setiap segmen yang dijalankan dalam bisnis. Begitupun kekuatan dan kelemahan bisnis, rencana pivot akan gagal.
3. Lakukan Riset Pasar yang Mengutamakan Konsumen
Lakukan penelitian yang mengutamakan orang yang menjadi target pasar. Dari sana, Anda akan mendapatkan gambaran produk atau marketing yang dapat mendorong pemahaman dan keselarasan perusahaan.
Itu memungkinkan pengembangan sistem dan struktur yang diperlukan untuk mendukung proses dan akuntabilitas, sehingga segala sesuatunya berjalan sesuai rencana.
4. Mulai Dari Yang Kecil
Pemikiran produksi kemudian melakukan implementasi adalah kuncinya. Memulai dengan anggaran kecil biasanya lebih efektif jika dibandingkan dengan langsung mempertaruhkan seluruh aset
Misalnya, jika seseorang ingin memiliki merek pribadi untuk market online, ia bisa memulai dengan video dan konten yang ‘relate’. Kemudian menjadi lebih konsisten seiring dengan berjalannya waktu. Hal ini biasanya lebih efektif daripada perencanaan yang berlebihan, namun tidak ujung memulainya yang berakhir dengan sekumpulan analisis saja.
5. Membangun Tim yang Solid
Ada tiga hal utama yang paling penting saat mempertimbangkan pivot perusahaan. Pertama, komunikasikan alasan menyusun strategi bisnis kepada tim.
Selanjutnya, pastikan tim bisa menerima rencana dan mendukungnya, karena kesolidan adalah aset Anda yang paling kuat. Bagikan visi dan ambisi di balik rencana bisnis untuk memastikan semua orang bergerak ke arah yang sama.
6. Pertimbangkan Dampaknya
Kunci kesuksesan rencana bisnis yang efektif ada dua, yakni keuntungan dan kemampuan Anda untuk mengeksekusi rencana tersebut. Rencana Pivot harus membawa bisnis Anda lebih dekat kepada kesuksesan.
Rencana pivot terbaik adalah yang memiliki dampak tertinggi berdasarkan risiko operasional dan keuangan yang direncanakan.
8. Tetap Terdepan di Pasar
Keputusan untuk memiliki target perusahaan yang efektif adalah keputusan yang harus sejalan dengan tujuan perusahaan.
Kuncinya adalah untuk tetap berada di depan pasar dan mengikuti tren perusahaan sehingga keputusan dapat dibuat dengan pemikiran dan perencanaan yang baik untuk mencapai hasil yang dibutuhkan.
9. Pertimbangkan Waktunya
Mengubah strategi bisnis adalah salah satu keputusan tersulit yang mungkin harus dibuat oleh seorang pengusaha. Bagaimana pun pivot yang berhasil harus direncanakan dengan baik dan diimplementasikan.
Salah satu kunci hebat untuk merencanakan pivot adalah memastikan pivot terjadi pada waktu yang tepat. Ide baru juga harus dipikirkan dengan baik, dan perhitungan serta prediksi harus tepat.
10. Berkomitmen Sepenuhnya
Berkomitmen sepenuhnya atau tidak sama sekali! Bagi seorang pengusaha, manager atau pemimpin direksi ketika sudah mengambil keputusan sekaligus, maka tidak ada kata mundur.
Jika ada keraguan dalam pelaksanaannya, maka suasana internal tidak bisa terganggu.
11. Tanamkan Inovasi Strategis ke dalam Budaya Perusahaan
Sebagai seorang pemimpin atau eksekutif senior, seseorang perlu memiliki kemampuan untuk memahami ke mana arah pasar dan mengarahkan perusahaan sesuai dengan analisisnya.
Memiliki proses inovasi strategis yang tertanam dalam budaya perusahaan akan memungkinkan bisnis untuk terus berpikir dengan pikiran yang maju.
12. Pastikan Rencana Bisnis Memiliki Tujuan yang Jelas
Saat mengambil keputusan bisnis apa pun itu, terutama yang besar seperti pivoting bisnis, hal pertama yang Anda butuhkan adalah kejelasan tujuan. Maksudnya adalah pandangan yang jelas tentang situasi saat ini dan pandangan yang jelas tentang tujuan bisnis di masa depan. (kai/nap)






