Bondowoso (beritajatim.com) – Bondowoso kembali berbangga! Dalam ajang penghargaan Sinergitas Kinerja Kecamatan (SKK) 2024, sepuluh kecamatan berhasil membuktikan kualitas dan inovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Acara yang berlangsung meriah di pendopo Bupati pada Senin (2/9/2024) ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Setelah melalui proses penilaian yang ketat, melibatkan presentasi dari seluruh camat, akhirnya terpilihlah 10 kecamatan terbaik. Curahdami berhasil keluar sebagai juara umum berkat dua inovasi unggulannya, yaitu KECEABIS untuk penanganan stunting dan SEKOCI sebagai program sekolah desa/kelurahan.
Inovasi-inovasi inilah yang menjadi pembeda dan membuat Curahdami unggul dari kecamatan lainnya. KECEABIS, misalnya, telah terbukti efektif dalam menurunkan angka stunting di wilayah tersebut. Sementara itu, SEKOCI memberikan akses pendidikan yang lebih mudah bagi masyarakat di daerah terpencil.
Pj Bupati Bondowoso, Muhammad Hadi Wawan Guntoro dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh camat dan jajarannya. Beliau menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Camat adalah ujung tombak pemerintahan di tingkat kecamatan. Mereka harus mampu menjadi pemimpin yang inspiratif dan inovatif,” ujar Pj Bupati Wawan.
Beliau juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam membangun Bondowoso yang lebih baik. Konsep Pentahelix yang terdiri dari pemerintah, akademisi, komunitas, badan usaha, dan pers diharapkan dapat menjadi kekuatan yang solid dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Penghargaan SKK ini bukan hanya sekadar ajang seremonial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kecamatan lainnya untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Masyarakat Bondowoso pun diharapkan dapat merasakan manfaat langsung dari berbagai program inovatif yang telah dicanangkan oleh pemerintah daerah. [awi/beq]






