Malang (beritajatim.com) – Taman Rekreasi Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menghadirkan alternatif tempat rekreasi baru. Wahana ini bernama Zombie Fort. Hasil kolaborasi dengan Teka Teki World.
CEO Teka Teki World, Anung Suparno mengatakan ekonomi kreatif berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional. Ekonomi kreatif telah disebutkan sebanyak 20 kali dalam Asta Cita pemerintah Presiden Prabowo Subianto – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menandakan keyakinan bahwa sektor ini akan menjadi motor pertumbuhan ekonomi di masa depan.
“Industri ini memiliki entry barrier yang tinggi dan market yang oligopolistik, sehingga kita harus mampu membuat rantai distribusi sendiri. Wahana ini adalah salah satu langkah untuk melakukan hal tersebut. Selain itu juga memunculkan talenta lokal Malang ke nasional maupun internasional,” kata Anung.
Zombie Fort mengandalkan Intellectual Property (IP) ini selain mengandalkan permainan kecerdasan buatan namun juga mengajak pengunjung beraktivitas fisik sembari berpikir untuk memecahkan teka-teki permainan.
Zombie Fort Sengkaling ini mengisahkan invasi zombie dari lapisan ozon dengan karakter utama Aurora, seorang ilmuwan yang berusaha menyelamatkan dunia. Pemain akan diberikan berbagai tantangan dan teka-teki yang harus dipecahkan dalam durasi 45 menit dengan kelompok 2 hingga 6 orang.
“Wahana ini merupakan destinasi hiburan yang immersive dan interactive serta menghadirkan pengalaman bermain yang unik dan penuh tantangan. Dalam peluncuran perdananya, Teka Teki World-UMM mempersembahkan Zombiefort, wahana bertema zombie yang dirancang untuk menguji keberanian, strategi, dan kerja sama tim,” ujar Rektor UMM, Nazaruddin Malik.
Wahana ini diresmikan pada Sabtu, 29 Maret 2025. Bagi pengunjung yang ingin menikmati pengalaman lebih, tersedia juga permainan VR dengan harga tiket Rp20 ribu, sementara untuk wahana utama Rp60 ribu per orang. Wahana ini terbuka untuk usia 10 tahun ke atas, dengan pendampingan khusus untuk anak-anak di bawah usia 10.
“Mudah-mudahan bisa jadi entry point dibidang sainstifik entertainment. Apalagi ini tidak murni Artificial Intelligence tapi menggabungkan fisik jadi kombinasi yang bagus. Jadi jangan sampai anak-anak terasing dengan dunia nyata karena terlalu asik dengan dunia digital, metaverse, saya lihat ini konsepnya bagus,” ujar Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UMM sekaligus Penasihat Presiden RI Prof Muhadjir Effendy. (luc/ian)






