Pasuruan (beritajatim.com) – Guna menumbuhkan rasa cinta budaya, Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto mewajibkan seluruh ASN maupun Non ASN memakai atribut kebudayaan. Seperti halnya udeng dan syal khas daerah Kabupaten Pasuruan.
Pemakaian atribut daerah ini akan dipakai pada setiap hari Rabu, sesuai dengan surat edaran (SE) yang telah ditetapkan. Andriyanto juga mengatakan bahwa untuk udeng dikenakan oleh pegawai laki-laki, dan syal/selendang dikenakan pegawai perempuan.
“Saya ingin semua pegawai menumbuhkan rasa kebangsaannya dalam wujud memakai udeng dan syal khas daerah. Maka saya himbau setiap hari rabu untuk mengenakannya,” katanya.
Perihal motif, Andriyanto meminta para seniman/budayawan untuk berkreasi. Dalam artian mengembangkan motif khas Kecamatan Tosari, yakni Gunung Bromo dan Bunga Edelweis, dan menambahkan motif yang dimiliki masing-masing kecamatan.
Ia pun mengajak seluruh pegawai untuk bangga mengenakan udeng dan syal khas daerah dan memamerkannya sebagai ciri khas ASN Pemkab Pasuruan. “Harus dibanggakan karena memakai kearifan lokal. Bukan hanya hiasan semata, tapi memperkuat identitas kebangsaan,” tegasnya. (ada/kun)






