Surabaya (beritajatim.com) – Mahasiswa dari Jawa Timur mendominasi 30 besar peserta yang lolos Demoday Pertamuda Seed and Scale 2022. Mereka mampu menyisihkan 2.445 pendaftar Kompetisi Ide Bisnis yang diselenggarakan PT Pertamina (Persero).
Para mahasiswa yang lolos itu berasal dari 4 universitas ternama di Jatim. Yakni Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Airlangga, Universitas Bina Nusantara, Universitas Brawijaya, Universitas Ciputra Surabaya.
Sementara peserta lain berasal dari Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi, Institut Pertanian Bogor, Institut Teknologi Bandung, Universitas Diponegoro, Universitas Gadjah Mada, Universitas Hasanuddin, Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Negeri Semarang, Universitas Padjajaran, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Sebelas Maret, Universitas Sumatera Utara dan Universitas Telkom.
yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 3-6 November 2022 mendatang secara daring.
“Peserta yang lolos kurasi Pertamuda terbanyak berasal dari Jawa Timur dan lainnya berasal dari provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan dan Sumatera Utara. Totalnya dari 19 perguruan tinggi,” beber Heppy Wulansari, Pjs Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero).
Dikatakan, jika tahun lalu berasal dari 23 kampus dan 17 provinsi dengan jumlah peserta yang mengikuti Demoday 50 peserta. Tahun ini memang screening lebih ketat dengan harapan secara kualitas akan jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu.
[berita-terkait number=”4″ tag=”pertamina”]
“Nantinya saat Demoday, akan di seleksi menjadi 10 finalis yang akan mengikuti Final Pitch secara luring atau offline di Bali,” jelas Heppy.
Para finalis nantinya saat tahap final pitch akan melakukan presentasi di hadapan para juri, jajaran pejabat Pertamina dan sejumlah investor yang akan di undang menghadiri kegiatan tersebut.
Finalis yang lolos akan mendapatkan dana pembinaan dengan total nilai sebesar Rp 100 juta untuk setiap peserta dan kampus asal juga mendapatkan dana pendampingan senilai Rp. 25 juta.
Heppy Wulansari menyampaikan bahwa untuk membangun Indonesia menjadi lebih maju, dibutuhkan banyak wirausahawan muda, yang akan menjadi tulang punggung perekonomian negara.
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) RI juga mengimbau adanya kolaborasi antara Perguruan Tinggi dan Industri untuk mendorong percepatan pertumbuhan kewirausahaan nasional.
“Menyambut imbauan tersebut, PT Pertamina (Persero) selama dua tahun ini menggelar ajang kompetisi ide bisnis untuk Mahasiswa Perguruan Tinggi se-Indonesia melalui kegiatan Pertamuda atau Pertamina Muda Seed and Scale 2022,” tutup Heppy Wulansari. [rea]






