Surabaya (beritajatim.com)- Warga Negara Asing (WNA) asal Jerman menjadi korban aksi jambret di kawasan Kota Lama Surabaya tepatnya di Jalan Karet, Pabean Cantian, Minggu (3/5/2026) lalu. Dalam peristiwa tersebut, WNA perempuan Jerman berinisial B itu kehilangan ponsel Iphone 13 Promax.
Aksi penjambretan itu terjadi ketika B sedang jalan-jalan bersama pemandu tour di kawasan Surabaya Lama. Sambil jalan, B lalu menelpon kekasihnya dengan Video Call (VC) sambil menunjukan keindahan arsitektur vintage sejumlah bangunan di Jalan Karet.
Saat sedang asyik memamerkan keindahan bangunan lawas di Jalan Karet, pelaku dengan mengendarai sepeda motor matic muncul dari belakang korban dan mengambil handphone Iphone 13 Promax yang masih tersambung panggilan video.
Karena masih tersambung, pacar korban sempat melakukan tangkapan layar saat pelaku memandangi hasil kejahatannya. Saat itu, pelaku mengenakan helm dan penutup wajah warna hitam. Sementara, B terbanting keras di aspal dan mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh.
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Prasetyo saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan jika pelaku sudah diamankan tidak lama setelah kejadian penjambretan.
“Setelah menerima laporan dari korban, kami lakukan serangkaian penyelidikan dan menemukan pelaku berinisial KR di Jalan Tunjungan,” kata Prasetyo.
Prasetyo menambahkan, saat akan diamankan oleh anggota Polres Pelabuhan Tanjung Perak, KR memilih melawan dan mengabaikan dua kali tembakan peringatan. Anggota di lapangan pun terpaksa melumpuhkan KR dengan timah panas.
“Kami melakukan tindakan tegas terukur karena pelaku KR melawan saat akan diamankan,” tegasnya.
Saat ini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap apakah ada pelaku lain yang terlibat. (ang/aje)






