Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak 38 orang penanggungjawab acara wisuda dan pengelola gedung di dua lokasi wisuda yang dibubarkan Satgas Covid-19 Kota Mojokerto menjalani swab antigen. Sebanyak 21 orang diamankan di Ayola Hotel dan 17 orang dari Gedung Astoria.
Sebanyak 38 orang penanggungjawab dan pengelola gedung tersebut dibawa dari dua lokasi berbeda menggunakan mobil Dalmas milik Sabhara Polresta Mojokerto ke lantai II Mapolresta Mojokerto. Sebelum menjalani pemeriksaan, ke 38 orang tersebut menjalani swab antigen.
Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengatakan, bersama Satgas Covid-19 Kota Mojokerto, pihaknya telah mengamankan beberapa penanggungjawab kegiatan. “Baik dari panitia sekolah maupun pengelola tempat maupun pengelola gedung,” ungkapnya, Rabu (19/5/2021).
Masih kata mantan Kapolres Sumenep ini, dari Ayola Hotel ada sebanyak 17 orang yang diamankan. Yakni dari SMA Negeri 1 Wringin Anom Kabupaten Gresik dan pihak pengelola gedung. Puluhan orang tersebut menjalani swab antigen pada kesempatan pertama oleh Dinas Kesehatan Kota Mojokerto.
[berita-terkait number=”4″ tag=”mojokerto”]
“Ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan kesehatan masing-masing. Dan alhamdulillah hasilnya, seluruhnya negatif. Kemudian untuk di Gedung Astoria yang melaksanakan kegiatan wisuda lulusan SMA Negeri 1 Puri sebanyak 21 orang yang dilakukan pengamanan di Polresta Mojokerto,” katanya.
Sebanyak 21 orang dari pihak SMA Negeri 1 Puri dan pengelola Gedung Astoria juga menjalani swab antigen dan hasilnya negatif. Pasca diketahui hasilnya negatif, lanjut Kapolresta, seluruhnya dilakukan pemeriksaan terkait kegiatan wisuda tersebut. [tin/but]







