Malang(beritajatim.com) – Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes efektif bikin harga bahan pokok (bapok) turun. Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang berada di 3 pasar tradisional di Kota Malang diklaim mampu mengintervensi harga kebutuhan pokok untuk tetap stabil.
Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes adalah gagasan Pemkot Malang dalam pemberian subsidi bahan pokok (bapok) di momen natal dan tahun baru.
Subsidi yang disiapkan mencapai Rp2 miliar. Perwujudanya melalui Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes yang menjual kebutuhan pokok dengan harga murah atau maksimal sesuai harga eceran tertinggi (HET).
“Saya sudah bertanya melakukan wawancara dengan mereka. Masyarakat terbantu dengan ini,” ujar Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat.
Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes ada di Pasar Terpadu Dinoyo, Pasar Besar Malang, dan Pasar Blimbing. Tempat ini menjual kebutuhan pokok seperti beras, telur, bawang merah, bawang putih, cabai rawit dan cabai merah.
“Tadi pagi Kemendagri juga melihat tingkat inflasi kita sudah turun. Di bawah rata rata nasional dan provinsi,” ujar Wahyu.
Wahyu Hidayat mengatakan, kehadiran Warung Tekan Inflasi Mbois Ilakes berhasil mengintervensi ketidak stabilitasan harga bahan pokok di momen libur Nataru.
“Secara umum, dengan Warung tekan inflasi itu memang bisa mengintervensi terkait dengan ketidakstabilan harga. Apalagi Nataru, seperti tahun tahun sebelumnya setiap ada hari hari besar keagamaan, disitu naik,” ujar Wahyu Hidayat. (Luc/Aje)






