Ngawi (beritajatim.com) – Sebuah warung kopi yang juga melayani penjualan bensin eceran di Desa Sambirobyong, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, dilaporkan terbakar pada Selasa (17/2/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar serius dan harus dilarikan ke rumah sakit.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 22.17 WIB saat pemilik warung tengah mengisi bensin eceran dari sepeda motor ke dalam botol, tepat di dekat pengunjung warung. Diduga kuat, percikan api berasal dari puntung rokok yang dibuang salah satu pengunjung, sehingga menyambar bensin dan memicu dua kali ledakan kecil.
Akibat kejadian itu, api dengan cepat membakar sepeda motor yang digunakan untuk pengisian bensin eceran dan sempat menghanguskan bagian jendela rumah di belakang warung. Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sebelum api semakin membesar.
Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Ngawi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Namun setibanya di tempat kejadian, api sudah berhasil dipadamkan oleh warga.
Dua korban luka bakar masing-masing bernama Kasan (54), pemilik warung, dan Adit (28), pengunjung warung. Keduanya segera dilarikan ke RSUD Dokter Soeroto Ngawi untuk mendapatkan perawatan medis. Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu korban mengalami luka bakar hingga sekitar 70 persen.
Salah seorang warga setempat, Dwi Doni Widyantoro, mengatakan kebakaran terjadi secara tiba-tiba saat proses pengisian bensin berlangsung. Ia menduga api berasal dari puntung rokok yang masih menyala di sekitar lokasi.
Sementara itu, Kasi Penyelamatan Damkar Kabupaten Ngawi, Rochmat Angga Permadi, menjelaskan bahwa pihaknya memastikan kondisi di lokasi sudah aman sebelum meninggalkannya.
“Tidak ditemukan lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran lanjutan,” terangnya.
Usai kejadian tersebut, petugas pemadam memastikan situasi dalam kondisi aman dan terkendali. Kasus kebakaran yang melukai dua orang ini kini dalam penanganan Polsek Geneng guna penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti insiden tersebut. [fiq/aje]






