Gresik (beritajatim.com) – Sebuah warung berbahan kontainer di Perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD), Jalan Permata Blok AC Nomor 11, Desa Petiken, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, dilaporkan terbakar pada Jumat (2/1) pukul 12.00 WIB. Kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik dari alat penanak nasi yang digunakan di dalam warung.
Peristiwa kebakaran itu sempat mengagetkan warga sekitar karena api dengan cepat membesar dan membakar sebagian bangunan kontainer. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Tak lama berselang, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman. Api berhasil dikendalikan sehingga tidak merembet ke bangunan lain di sekitar perumahan. Tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam kejadian ini.
Berdasarkan informasi awal, kebakaran diduga kuat disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik yang berasal dari alat penanak nasi yang masih terhubung dengan aliran listrik. Percikan api diduga menyambar material mudah terbakar di dalam warung kontainer tersebut.
“Proses pemadaman dinyatakan selesai dan situasi dinyatakan kondusif setelah api padam pukul 14.02 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka,” ujar petugas piket Damkar Gresik, Teguh Priyanto, Jumat (2/1/2026).
Akibat kejadian ini, pemilik warung mengalami kerugian materiil. Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan pendataan dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik, terutama di bangunan semi permanen seperti kontainer.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik dan tidak meninggalkan peralatan elektronik dalam kondisi menyala tanpa pengawasan guna mencegah terjadinya kebakaran serupa,” pungkas Teguh. (dny/kun)






