Surabaya (beritajatim.com) – Warga Surabaya senang lantaran polisi menghapus jalur angker angka 8 dan Zig Zag di Satpas Colombo. Perlu diketahui, Satlantas Polrestabes Surabaya resmi mengganti jalur angka 8 dan Zig Zag menjadi lintasan dengan huruf S, Jumat (04/08/2023) kemarin.
Fauzi (24) salah satu pemohon SIM di Satpas Colombo adalah salah satu yang bersyukur dengan kebijakan dihapusnya jalur angka 8. Ia sebelumnya dua kali gagal karena jalur angka 8 yang dirasa sulit. Ketika jalurnya dihapus, ia langsung mendapatkan SIM C nya.
“Setelah tahu jalurnya ganti saya langsung ikut tes lagi. Karena kemarin terkendala di jalur angka 8 itu dua kali,” ujar Fauzi,
Menurut Fauzi lintasan angka delapan yang sebelumnya dipakai untuk ujian SIM dinilai sangat susah. Karena jalur lintasan yang kecil dan terlalu menikung. Berbeda dengan jalur S yang baru saja ditetapkan.
Baca Juga: Pelatih Persebaya Aji Santoso Diistirahatkan oleh Manajemen Persebaya Surabaya
Senada dengan Fauzi, Marselino (23) dan Davin mengutarakan jika jalur baru lebih realistis dengan kondisi di jalanan Surabaya. Namun, menurut mereka berdua, jalur baru yang ditetapkan juga memiliki tantangan. Misalnya pengereman yang harus tepat dan kecepatan 30 kilometer harus langsung mengerem.
“Kami berdua pernah gagal di jalur zig zag dan angka 8 sebelumnya. Sekarang lebih mudah alhamdulillah,” tutur Marselino.
Sementara itu, Dirlantas Polda Jatim, Kombes Pol Taslim Chairuddin yang kebetulan sedang meninjau Satpas Colombo mengatakan jika sejak dihapuskannya jalur Zig Zag dan angka 8, angka kelulusan pemohon SIM di Jawa Timur meningkat hingga 90 persen. (ang)






