Blitar (beritajatim.com) – Warga Desa Semen Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar menyambut kabar kedatangan Bupati Blitar, Rini Syarifah ke desanya dengan aksi tanam pohon pisang di sepanjang jalan rusak, Kamis (06/07/23). Puluhan warga bergotong royong menamai jalan berlubang dengan pohon pisang.
Aksi ini pun sengaja dilakukan warga bersamaan dengan agenda Bupati Blitar, Rini Syarifah yang berkunjung ke desa wisata itu. Masyarakat memang sengaja menunggu momen kunjungan Bupati Blitar untuk melakukan protes atas kerusakan jalan yang telah terjadi selama 3 tahun terakhir ini.
“Alhamdulillah sangat menggangu, harapannya pengen dikunjungi (Bupati) tapi mungkin dengan kesibukan beliaunya ibu AG 1 tidak bisa hadir, langsung bertolak dari kegiatan seremonial kantor desa langsung bergeser,” kata Setiyoso, perwakilan warga Desa Semen, Kamis (06/07/23).
Namun sayangnya aksi penanaman pohon yang dilakukan warga ini tidak sempat terlihat oleh Bupati Blitar. Hal itu terjadi lantaran Rini Syarifah tidak jadi melewati jalan rusak yang ditanami pohon pisang oleh warga.
Padahal menurut warga, awalnya mereka mendapat info bahwa Bupati Blitar akan berkunjung ke lokasi wisata yang letaknya melewati jalan rusak. Namun ternyata pada hari ini Rini Syarifah hanya bersinggah di Kantor Desa Semen untuk mengikuti seremonial bersama Bank BCA kemudian bertolak dari lokasi.
“Rencananya awal memang mau berkunjung ke lokasi titik kunjungan karena itu desa wisata ada beberapa titik yang dituju sesuai dengan gambaran desa yang kemarin dipenuhi,” imbuhnya.
Masyarakat Desa Semen Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar sebetulnya hanya ingin Bupati Blitar melihat kondisi jalan rusak di desanya. Mereka berharap dengan adanya aksi penanaman pohon pisang itu, Bupati Blitar bisa tergerak hatinya untuk memperbaiki jalan rusak yang menuju lokasi wisata Puspa Jagad.
Menurut masyarakat jalan rusak ini belum pernah diperbaiki. Padahal jalan rusak ini sudah terjadi selama 3 tahun terakhir. Kondisi kerusakan jalan pun dirasa cukup parah. Total panjang jalan yang rusak tersebut mencapai 1,5 kilometer.
Akses menuju tempat wisata Puspa Jagad itu juga sering kali dikeluhkan oleh para wisatawan. Kerusakan jalan itupun dirasa masyarakat sekitar menjadi faktor penghambat tingkat kunjungan wisatawan ke tempat wisata Puspa Jagad. “Iya tuntutannya ke Bupati yang jelas kurang komunikasi, tidak ada pemberitahuan ini hanya penanaman pisang jadi inisiatif warga secara spontan,” tegasnya
Jalan Nanas di Desa Semen Kecamatan Gandusari Kabupaten Blitar ini merupakan jalur menuju dua lokasi tempat wisata yakni Puspa Jagad dan Kali Kebo. Masyarakat pun berharap Pemerintah Kabupaten Blitar peka dan mau memperbaiki jalan yang telah rusak selama 3 tahun terakhir ini. (owi/kun)
BACA JUGA:






