Bondowoso (beritajatim.com) – Warga pelosok Kabupaten Bondowoso rela turun gunung demi nyoblos di Pilkada 2024. Ada 19 pemilih di 12 Kepala Keluarga (KK) beralamat Dusun Catok, Desa Kemuningan, Kecamatan Taman Krocok, Kabupaten Bondowoso.
Dalam pencocokan dan penelitian (coklit) Pilkada 2024, belasan orang ini akan nyoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 2 Desa Kemuningan. Walaupun, TPS terdekat dari tempat tinggal atau domisilinya adalah TPS 3 Desa Kretek.
“Akibatnya, 19 calon pemilih ini nantinya harus turun gunung dari Petung ke Catok untuk nyoblos,” kata Komisioner KPU Kabupaten Bondowoso, Mohamad Makhsun kepada beritajatim.com, Selasa (2/7/2024).
Berdasar informasi, belasan pemilih ini sudah bertahun-tahun tinggal di dusun petung, namun ogah mengubah dokumen kependudukannya.
“Tapi meski begitu, setiap pemilu antusiasnya tinggi. Walaupun mereka harus turun gunung dan melalui jalur ekstrem dengan tepian berupa jurang,” bebernya.
Untuk diketahui, Dusun Petung, Desa Kretek adalah salah satu wilayah pelosok di Kabupaten Bondowoso.
Supaya sampai di lokasi itu harus melewati gunung putri dengan terlebih dulu masuk kawasan hutan, jalan setapak bebatuan terjal dan tepian jurang.
Apabila berjalan kaki dari pusat pemerintahan desa, dibutuhkan waktu hingga 2 jam untuk sampai ke lokasi.
Merujuk riwayat sejarah, Dusun Petung mulai ditempati penduduk di masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Para gerilyawan menjadikan Dusun Petung sebagai tempat bersembunyi dan melancarkan serangan pada Belanda di malam hari.
Saking nyamannya tinggal di sana, walaupun Indonesia sudah merdeka, para pejuang ogah turun dan menetap di sana, turun temurun hingga sekarang. [awi/beq]






