Ngawi (beritajatim.com) – Tiga warga RT 09 RW 05 Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Ngawi, Kabupaten Ngawi terkena demam berdarah dengue (DBD). Dua di antaranya masih menjalani perawatan di rumah sakit, salah satunya remaja.
Satu pasien bernama Diah Ayu Retnowati (20) dirawat di ruang perawatan intensif Rumah Sakit Widodo Ngawi. Kondisinya menurun hingga harus dirawat di intensive care unit (ICU).
Tak hanya Diah, Nazwa Yuanita (13) juga masih terkulai lemas di salah satu ruangan perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi. Gejala yang dialami yakni mual, muntah, hingga lemas. Pun, satu anak lain sudah sembuh meski sempat menjalani perawatan.
Warga setempat sudah meminta Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan fogging. Namun, sampai kini permintaan itu tak kunjung diberikan.
Baca Juga:
Taman Candi Ngawi Bakal Jadi Aset Kemhan, Tak Jadi Dibangun Sirkuit
Ayah Nazwa Yuanita, Charles Yoga menjelaskan, kondisi anaknya sudah lemas sejak beberapa hari lalu. Trombositnya turun saat diperiksa di rumah sakit.
“Setelah tiga hari dan sudah di cek lab, dinyatakan positif DBD. Hingga kini masih di rumah sakit,” kata Charles.
Baca Juga:
DPUPR Ngawi Ajak Warga Syukuri Sumber Air Waduk Pondok yang Aliri Sawah 3.450 Hektar
Senada dengan Charles, Sumarsono membenarkan jika saat ini jika anaknya yakni Diah Ayu Retnowati masih menjalani perawatan di ruang intensif RS Widodo Ngawi. “Kasusnya di RT kami ini saja sudah ada 3, anak saya nomor dua setelah anaknya Pak Charles. Saya minta fogging saja harus menunggu. Padahal yang kena DBD sudah tiga,” keluh Sumarsono.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Ngawi, pada bulan Februari sudah ada 10 kasus. Pun, angka itu terbilang turun dibanding Februari 2022 yang mencapai 58 kasus. [fiq/beq]






