Pasuruan (beritajatim.com) – Sejumlah warga Kota Pasuruan mengeluhkan jadwal buka dan tutupnya RS R Soedarsono. Pasalnya, warga dibuat pusing dengan pelayanan yang tak siap menggunakan teknologi.
Salah satunya Said Sutomo, yang mengantarkan rekannya yang bernama Mukharrom Hadi Kusumo. Said mengatakan bahwa dirinya sudah melakukan pendaftaran di RS R Sordarsono, Kota Pasuruan secara online. Namun setelah sampai di rumah sakit terdapat tulisan di depan pintu bahwa perawatan rawat jalan tutup.
Sehingga dirinya merasa dipermainkan dengan pelayanan rumah sakit yang belum siap dengan kecanggihan. Sedangkan dirinya juga dalam kondisi darurat mengantarkan rekannya untuk berobat.
“Pelayanan publik Rumah Sakit R.Soedarsono Kota Pasuruan amburadul, dan pelayanan yang sangat tidak jelas. Masak kami sudah mendaftar secara online dan mendapat nomor antrian, tapi setelah sampai ada tulisan tutup,” kata Said yang juga ketua Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen (YLPK) Jawa Timu, Rabu (28/6/2023).
Said juga mengatakan bahwa layanan publik sudah dilengkapi dengan teknologi canggih harusnya dibarengi dengan sumber daya manusia yang mumpuni. Sehingga masyarakat benar-benar bisa dimudahkan dengan kecanggihan teknologi ini.
Dihubungi terpisah, Humas RSUD R Soedarsono, Luciana mengatakan bahwa dirinya meminta maaf dengan kejadian seperti ini. Luciana mengatakan bahwa layanan RS R Soedarsono Kota Pasuruan sudah tutup sejak tanggal 28 Juni dan akan buka kembali di tanggal 1 Juli.
“Memang ada dua metode pendaftaran yang dilakukan secara inline, yakni E New Purit dan BPJS Mobile JKN. Kalau yang E New Purit sudah kami tutup pendaftarannya, sedangkan yang BPJS Mobile JKN belum,” kata Luciana.
BACA JUGA:
KPU Kabupaten Pasuruan Rencanakan Dua Panel Pemungutan Suara
Luciana juga menjelaskan bahwa kesalahan masih dibukanya pendaftaran di BPJS Mobile JKN ini merupakan keteledorannya. “Waktu itu memang belum saya cek dan saya kira sudah dimatikan langsung dari BPJS-nya, tapi ternyata belum,” sambungnya.
Atas kejadian ini Luciana yang merupakan humas RSUD R Soedarsono meminta maaf sebesar-besarnya dengan masyarakat atas kurangnya pelayanan rumah sakit. (ada/kun)






