Magetan (beritajatim.com) – Warga RT 01 RW 11 Kelurahan Kepolorejo, Kecamatan / Kabupaten Magetan tak berani mengurus jenazah Harsono warga setempat. Harsono meninggal dunia pada Selasa (27/7/2021) pukul 08.00 namun warga sekitar ragu untuk mengurus jenazah duda 66 tahun itu.
“Karena sebelumnya sakit dengan gejala yang mengarah ke Covid-19,” ungkap Fatkhurrahman, tetangga Harsono, Selasa (27/7/2021).
Fatkhurrahman menyebut kalau akhirnya warga melapor ke pihak kelurahan agar jenazah Harsono segera mendapatkan penanganan. Pihak keluarga dan masyarakat tak berani ambil risiko.
[berita-terkait number=”5″ tag=”covid-19″]
“Akhirnya sekitar pukul 12.00 siang, kami minta tolong ke Satgas katanya masih banya antrian. Kebetulan tadi ada relawan yang kebetulan siaga, relawan asal Pingkuk, Bendo,” katanya.
Dia meyebut kalau Harsono sudah lebih dari tiga tahun hidup sendiri. Saat malam hari tak akan ada orang yang mengawasinya. Karena sang putra tunggalnya tinggal di Maospati, Magetan. Baru saat pagi hari berkunjung. “Sebenarnya setiap hari berkunjung ke rumah almarhum, tapi kan tidak sampai malam hari,” katanya.
Sebelum meninggal Harsono sakit sejak tanggal 19 Juli 2021 lalu. Keluhannya selain batuk, pilek, juga sempat mengalami sesak nafas. Namun tak mau dibawa ke dokter. (fiq/kun)






