Gresik (beritajatim.com) – Kasus penganiayaan dengan senjata tajam kembali terjadi di Kabupaten Gresik. Kali ini, seorang pria bernama Marzuki (40), warga Desa Randupadangan, Kecamatan Menganti, harus dilarikan ke rumah sakit setelah dibacok oleh tetangganya sendiri yang berinisial KO.
Peristiwa berdarah itu terjadi saat korban tengah duduk santai sambil memainkan ponselnya di ruang tamu rumah. Tanpa diduga, pelaku KO tiba-tiba masuk ke dalam rumah korban yang saat itu pintunya terbuka. Ia langsung mengayunkan celurit ke arah tubuh Marzuki sebanyak dua kali tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Korban yang panik sempat berusaha melarikan diri, namun pelaku terus mengejar sambil mengacungkan celurit. Dalam kondisi terdesak, Marzuki mencoba melawan dengan tangan kosong dan sempat mengambil celurit lain yang ada di ruang tamu untuk membela diri.
Setelah berhasil menghindari kejaran pelaku, korban segera meminta bantuan warga sekitar dan kemudian dibawa ke Rumah Sakit Eka Husada Menganti, Gresik, untuk mendapatkan perawatan medis.
Kapolsek Menganti, AKP Moch Dawud, membenarkan adanya insiden penganiayaan tersebut. “Kasus ini masih dalam penyelidikan. Pelakunya adalah tetangga korban sendiri. Terkait motif masih kami dalami,” ujarnya, Rabu (14/5/2025).
Pihak kepolisian juga telah memeriksa sejumlah saksi di lokasi kejadian. Namun, hingga kini korban belum dapat dimintai keterangan karena masih menjalani perawatan intensif.
“Beberapa saksi sudah kami mintai keterangan. Kami juga masih menunggu kondisi korban membaik untuk dimintai klarifikasi,” tambah AKP Dawud. [dny/but]






