Gresik (beritajatim.com) – Arifin (51) warga asal Desa Kandangan, Kecamatan Cerme, Gresik, ditemukan meninggal dunia tenggelam di Sungai Tengkongan. Peristiwa maut terjadi usai kerja bakti membersihkan sampah bersama 5 rekannya.
Diduga korban terpeleset saat melakukan bersih-bersih di bibir sungai yang sedang meluap.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, awal mula kejadian itu, korban bersama 5 rekannya berinisiatif membersihkan sungai. Hati mereka tergerak karena banyak sampah yang tergenang.
Saat bersih-bersih, korban bermaksud ingin menggapai sampah yang menggenangi di permukaan air. Korban tiba-tiba terpeleset ke tengah sungai berarus deras dan meluap.
Melihat korban tenggelam, salah satu rekannya berusaha menolong meraih tangan korban. Namun karena posisi rekannya berjarak kurang lebih 5 meter, dalam hitungan detik, korban tenggelam.
Mengetahui korban sudah meninggal karena tenggelam, kelima temannya segera mengabarkan ke keluarga korban. Setelah tiba di lokasi dan melihat serta mendengarkan cerita kronologi dari meninggalnya korban, pihak keluarga sudah mengikhlaskan kejadian. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Cerme.
Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo menyatakan, korban meninggal akibat tenggelam saat membersihkan sungai bersama lima temanya saat membersihkan sungai.
“Diduga korban terpeleset dan terjebur sungai sempat di tolong teman-temanya namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya, Kamis (8/02/2024).
Perwira pertama Polri itu menambahkan, korban sudah devakuasi dan sudah dibawa ke rumah duka.
“Keluarga korban sudah menerima atas kejadian tersebut sebagai musibah dan sudah dimakamkan,” pungkas Andik. [dny/but]






