Gresik (beritajatim.com)- Naas dialami M.Habib (25) warga asal Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme, Gresik. Habib, nama panggilannya, menjadi korban usai tertimpa alat peraga kampanye (APK) salah satu calon legislatif, atau caleg saat mengendarai motor di sekitar Taman Bundaran Gresik Kota Baru (GKB).
Kejadian yang dialami Habib bermula saat korban mengendarai motor hendak ke salah satu mall. Warga asal Desa Guranganyar Gresik itu melintas saat hujan disertai angin kencang.
Setelah memutari bundaran, tiba-tiba ada APK yang melayang, dan langsung jatuh menimpa korban. Bersamaan dengan itu, korban terpelanting ke arah kanan, sementara pacar korban terpelanting ke arah belakang. “Kejadian sekitar maghrib, saya langsung terlempar ke arah kanan. Rasanya seperti kayak dibanting, motor langsung tak lepas. Namun, bagian dada saya ini yang kena sikunya baliho,” ujar M.Habib, Selasa (19/12/2023).
Terkait dengan kejadian ini, Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Suprapto menuturkan, kejadian itu merupakan kelalaian dari pemilik APK. “Tanggungjawab pemilik APK, itu kelalaian pemilik,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Ketertiban Umum dan Ketenteraman Dinas Satpol PP Gresik Moh. Hidayat menyarankan untuk berkoordinasi dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gresik, di tingkat kecamatan, atau desa.
“Kami sudah berkordinasi ke Bawaslu kabupaten atau kecamatan, atau desa terkait ada APK yang menimpa pengendara motor,” ungkapnya.
Saat ini, korban M.Habib kondisinya telah membaik setelah menjalani perawatan medis di RS Semen Gresik. Sebelumnya, korban merasakan nyeri di bagian dada usai tertimpa APK salah satu caleg. [dny/kun]






