Ngawi (beritajatim.com) – Wapres (Wakil Presiden) Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Benteng Van Den Bosch atau yang lebih dikenal sebagai Benteng Pendem di Kelurahan Pelem, Ngawi, Minggu (3/11/2024).
Kedatangan Gibran ini melanjutkan arahan dari Presiden Joko Widodo yang sebelumnya pernah mengunjungi lokasi ini dan memerintahkan untuk memperhatikan pemugaran serta peresmian bangunan bersejarah tersebut.
Penjabat Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, yang turut mendampingi Wakil Presiden, menyampaikan bahwa Gibran memiliki perhatian khusus terhadap bangunan bersejarah.
“Beliau sangat peduli dengan bangunan-bangunan bersejarah, sama halnya dengan bangunan bersejarah yang ada di Solo. Kali ini, beliau ingin melihat langsung apakah proses pemugarannya sudah selesai atau belum,” ujar Adhy Karyono usai mendampingi Kunjungan Kerja Wapres Gibran.
Selain meninjau kondisi fisik bangunan, Gibran juga menginstruksikan agar persiapan peresmian Benteng Pendem segera dirampungkan. “Tadi beliau meminta agar persiapan launching peresmian ini segera dilakukan,” lanjut Adhy.
Gibran bahkan berkoordinasi dengan Menteri Kebudayaan untuk mempertimbangkan restorasi lebih lanjut pada beberapa bagian bangunan yang membutuhkan perhatian khusus.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Presiden juga berdialog mengenai aksesibilitas bagi masyarakat. Ia memastikan harga tiket masuk benteng bersejarah ini tetap terjangkau.
“Beliau menanyakan harga tiket, dan menyampaikan bahwa Rp10.000 cukup murah agar masyarakat umum dapat menikmati bangunan bersejarah ini dengan mudah,” jelas Adhy.

Sementara itu, terkait kepemilikan dan pemeliharaan Benteng Van Den Bosch, Pemkab Ngawi telah mengajukan permohonan hibah kepada Kementerian Pertahanan dan TNI. Benteng yang selama ini di bawah naungan Kodam, diharapkan dapat dikelola oleh pemerintah daerah agar pemeliharaan dan pengembangan ke depannya dapat didanai dari APBD.
“Pemkab Ngawi sudah bermohon kepada Kementerian Pertahanan, namun masih dalam tahap diskusi dengan pihak terkait. Masih perlu dilakukan pembahasan mengenai proses pengalihan kepemilikan serta pemindahan markas Batalyon Artileri Medan (Yon Armed) 12 yang selama ini berada di lokasi tersebut,” ungkap Adhy.
Diketahui, Benteng Van Den Bosch sudah selesai direvitalisasi sejak akhir 2022 lalu. Namun, soal proses saling hibah masih mandeg antara TNI dengan Pemkab Ngawi.
Dengan adanya kunjungan Wakil Presiden ini, diharapkan proses peresmian serta pemeliharaan Benteng Van Den Bosch dapat segera terealisasi, sehingga bangunan bersejarah tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat luas serta menjadi destinasi wisata budaya unggulan di Jawa Timur. [fiq/suf]






