Mojokerto (beritajatim.com) – Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari membuka Pasar Takjil Ramadan di Pasar Rakyat Ketidur, Kelurahan Surodinawan, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Ning Ita (sapaan akrab, red) berharap, Pasar Takjil Ramadan bisa mendongkrak pendapatan pedagang di bulan Ramadhan.
Pasar Takjil Ramadan kembali digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag). Didampingi Wakil Wali Kota (Wawali), Rachman Sidharta Arisandi, Ning Ita membuka sekaligus berburu makanan di pasar rakyat ini.
Sembari memilih makanan favoritnya, Ning Ita juga menyapa para pedagang di masing-masing stand serta para pengunjung. Ning Ita menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Mojokerto untuk meningkatkan pendapatan masyarakat serta memfasilitasi kebiasaan membeli takjil.
“Ini adalah bagian dari upaya Pemerintah Kota Mojokerto bersinergi dengan UMKM untuk memfasilitasi agar di saat Ramadhan yang biasanya masyarakat kita selalu membeli makanan untuk takjil, makanan untuk berbuka puasa di pinggir-pinggir jalan, maka kita fasilitasi, kita kumpulkan di Pasar Rakyat Ketidur,” ungkapnya.
Di Pasar Takjil Ramadan, Diskopukmperindag Kota Mojokerto tidak hanya menggandeng para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak di bidang makanan dan minuman. Diskopukmperindag Kota Mojokerto juga mendatangkan vendor yang menyediakan permainan anak-anak.
“Harapannya semakin banyak pengunjung maka akan meningkat penghasilannya di saat bulan Ramadan untuk persiapan mereka menyambut Lebaran,” pungkasnya.
Selain menemukan aneka makanan dan minuman, para pengunjung Pasar Takjil Ramadhan juga bisa berbelanja sembako dengan harga murah. Pasar Takjil Ramadan ini akan berlangsung hingga tanggal 17 Maret 2025 mendatang dan buka mulai pukul 15.00 WIB hingga 21.00 WIB. [tin/aje]






