Ngawi (beritajatim.com) – Wakapolres Ngawi Kompol Achmad Robial, bersama Kabag SDM Kompol Musa Bachtiar, melakukan pengarahan kepada anggotanya yang menggunakan senjata api dinas. Kegiatan jelang pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2024 ini, berlangsung di ruang Guyup Polres Ngawi, Rabu (18/12/2024).
Dalam pemeriksaan terhadap 64 senjata api dinas, ditemukan 9 senjata dalam kondisi kotor. Anggota yang bersangkutan langsung diberikan peringatan untuk segera membersihkan senjata tersebut dan melaporkan hasilnya kepada Kasi Propam, Iptu Suroyo.
Kegiatan ini juga meliputi pemeriksaan kelengkapan surat-surat senjata api, kebersihan senjata, serta kondisi amunisi yang dilakukan di halaman Satya Haprabu Polres Ngawi.
“Alhamdulillah, seluruh anggota yang meminjam pakai senjata api telah melengkapi dokumen sesuai peraturan dan SOP,” ujar Kompol Achmad Robial saat dikonfirmasi.
Dari hasil pengecekan, tidak ditemukan surat izin senjata api yang sudah kedaluwarsa. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan kepatuhan anggota terhadap prosedur peminjaman senjata api, termasuk mekanisme pencabutan senjata jika diperlukan.
“Selain mengecek kelengkapan dokumen, kami juga memastikan kondisi fisik senjata api dalam keadaan bersih dan layak digunakan,” tambah Wakapolres Ngawi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anggota Polri tetap disiplin dan mengikuti aturan serta prosedur yang berlaku selama berdinas.
Pastikan Nataru Aman, Polres Ngawi Adakan Rakor Lintas Sektoral
Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, memimpin rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Lilin Semeru 2024 dalam rangka pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 di Ruang Guyup Polres Ngawi, pada Rabu (18/12/2024)
Kegiatan yang dihadiri oleh Forkopimda Ngawi ini melibatkan berbagai pihak lintas sektoral, seperti TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol-PP, Damkar, Dinkes, BPBD, tokoh agama, pemilik jasa wisata, Organda, Senkom dan ormas keagamaan, dan unsur terkait lainnya.
“Operasi Lilin Semeru 2024 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025,” tutur Kapolres Ngawi AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto dalam sambutannya.
Operasi ini bertujuan untuk menjamin rasa aman masyarakat pada sebelum, saat dan sesudah Natal dan Tahun Baru dari segala potensi ancaman dan gangguan dalam melaksanakan ibadah, mudik dan wisata. Dan juga, agar terjaminnya keselamatan dan kesehatan masyarakat dalam merayakan Natal 2024 dan Tahun Baru 2024.
“Kami memastikan masyarakat yang merayakan Nataru dan berwisata di berbagai lokasi di wilayah Ngawi merasa nyaman dan aman,” lanjut Kapolres Ngawi
Selain itu, lima pos akan didirikan untuk mendukung pengamanan dan pelayanan, yakni di Pos Terpadu yang berada di alun alun Ngawi, Pos Pengamanan terletak di Mantingan dan Jogorogo, serta Pos Pelayanan terletak di Rest Area KM 575 A dan Rest Area KM 575 B
AKBP Dwi Sumrahadi R juga menekankan pentingnya kesiapan seluruh personel, sarana prasarana dan stakeholder terkait dalam menjaga kelancaran serta kenyamanan masyarakat dalam merayakan Nataru.
Di Ngawi ada 100 gereja dan 7 rumah ibadah, yang nanti akan dilaksanakan pengamanan serta sterilisasi sebelum pelaksanaan ibadah guna memastikan keamanan, kenyamanan dan kelancaran saat ibadah.
“Kami mengimbau kepada semua pihak untuk bekerja sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Pengamanan ini bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kami juga mengantisipasi potensi bencana alam akibat musim hujan yang dapat mempengaruhi arus lalu lintas,” pungkasnya. [fiq/suf]






