Surabaya (beritajatim.com) – Warga Kota Surabaya bernama Dimas, Mustofa, dan Arifin, tampak bahagia usai motor matic milik mereka ditemukan polisi. Perlu diketahui, ketiga warga Surabaya tersebut menjadi korban Curanmor.
Dimas, salah satu warga Bulak Banteng tampak senang dengan motornya yang ditemukan polisi. Ia mengucapkan terimakasih kepada Satreskrim Polrestabes Surabaya karena menemukan motor yang ia gunakan sehari-hari.
“Sepeda saya merk Honda Beat buat pulang pergi bekerja di proyek. Alhamdulillah senang masih rezeki saya. Terima kasih pak,” tuturnya, Senin (07/11/2022) sore.
Senada dengan Dimas, Arifin mengucap syukur karena sepeda motornya bermerk Scoopy bisa kembali ke tangannya. Tak ketinggalan, bersama Mustofa dan Dimas mereka langsung menerima kunci kontak dari salah satu petugas.
“Lega rasanya bisa ditemukan. Soalnya buat bepergian kemana mana. Terima kasih banyak Pak Kapolrestabes,” ucapnya.
[berita-terkait number=”4″ tag=”curanmor-surabaya”]
Sebelumnya diberitakan beritajatim.com, Satreskrim Polrestabes Surabaya menangkap 74 pelaku curanmor dengan kondisi kaki mulus dalam sebulan terakhir. Pelaku didominasi oleh residivis kambuhan yang sebelumnya pernah dipenjara. Bahkan, para residivis juga melakukan perekrutan kepada anak-anak dibawah umur untuk menjadi penjahat Curanmor.
Hal tersebut disampaikan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Mirzal Maulana. Menurut Mirzal, dari hasil penyelidikan polisi, para residivis ini juga mengajari anak-anak muda dan mengajak mereka untuk melakukan aksi pencurian.
“Ada yang diajak hanya untuk melihat dan melakukan eksekusi langsung. Para residivis ini mempunyai wilayah-wilayah. Namun, sekarang telah bergeser random. Dimanapun ada kesempatan langsung eksekusi,” ujar Mirzal, Senin (07/11/2022). (ang/ted)






