Malang (beritajatim.com) – Visiting Professor oleh Profesor Jasni bin Sabri, DAHP, DVM, PhD dari Malaysia diadakan di Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Brawijaya (UB). Acara ini mengusung tema “Optimizing Veterinary and Forensic Pathology Education Through Collaborative Teaching and Research Towards a World Class University”.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam waktu yang cukup lama yakni (20/2/2024) sampai (23/5/2024) secara hybrid. Berbagai program yang diantaranya, pengajaran di tingkat sarjana dan Pendidikan Profesi Dokter Hewan, penelitian mini-kolaboratif, penelitian bersama dan publikasi bersama.
“Saya sangat senang dapat berkontribusi di FKH UB. Saya merasa telah menjadi bagian dari keluarga besar FKH , dan bersama-sama kita telah mencapai langkah yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi kedokteran hewan,” ungkap Profesor Jasni bin Sabri dikutip dari rilis UB, Selasa (14/5/2024).

Profesor Jasni bin Sabri menyatakan visiting profesor dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan inovasi kedokteran hewan. Upaya kolaboratif ini tidak hanya memperluas cakrawala akademis saja, tetapi juga menegaskan kembali keyakinan saya akan kekuatan kerja sama internasional dalam memajukan bidang kedokteran hewan.
“Saya menantikan kolaborasi yang berkelanjutan dan kesempatan untuk memperkaya wawasan pendidikan dan penelitian di UB,” lanjutnya..
Kehadiran Profesor Jasni di UB memberi dan menambah semangat baru dalam pendidikan kedokteran hewan. Ia juga menjadi katalisator untuk inovasi dan kemajuan dalam bidang patologi dan forensik veteriner.
Melalui upaya kolaboratif antara UB dan Profesor Jasni diharapkan bisa menumbuhkan lingkungan pendidikan yang dinamis. Hal itu diharapkan dapat memupuk pemikiran kritis, kreatifitas, dan kolaborasi interdisipliner.
Ke depannya, kolaborasi antara FVM UB dan Profesor Jasni diharapkan bisa membuka peluang baru dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan inovasi kedokteran hewan di World Class University. Kemitraan antara FVM UB dan Profesor Jasni tidak hanya terbatas pada ruang kelas atau laboratorium, tetapi juga mencakup penelitian dan inovasi. [dan/aje]






