Sampang (beritajatim.com) – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperya KP) Kabupaten Sampang, mengajukan bantuan vaksin kepada Dinas Peternakan Provinsi Jatim, dampak dari mewabahnya virus Lumpy Skin Disease (LSD) yang menyerang sapi ternak.
Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disperta KP setempat Arif Rahman mengatakan, bahwa sejauh ini memang sudah banyak sapi yang terdampak LSD. Oleh karena itu, pihaknya perlu melakukan vaksinasi kepada hewan ternak terutama sapi. “Kita berupaya melakukan vaksinasi untuk mencegah meluasnya virus,” ujarnya, Sabtu (9/3/2024).
Untuk melakukan vaksinasi pihaknya sudah mengajukan sebanyak 10 ribu vaksin LSD. Namun, pengajuan tersebut tidak semua dipenuhi oleh Pemprov. “Untuk pengajuan vaksin LSD kita hanya mendapatkan lima ribu dosis,” imbuhnya.
Ia menambahkan populasi sapi di Sampang sebanyak 10.952 ekor per Desember 2023. Sedangkan sapi yang terdampak LSD atau penyakit cacar sebanyak 84 ekor dan yang sembuh 35 ekor. “Sapi yang sudah selesai kami lakukan vaksinasi sebanyak 480 ekor. Pemberian vaksin sebanyak lima ribu dosis dipastikan bakal cukup untuk populasi sapi di Sampang,” tandasnya.[sar/kun]






