Surabaya (beritajatim.com) – Dua bandit pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi sasaran amuk warga di Jalan Gembong, Surabaya, Kamis malam (24/7/2025), usai mencuri sepeda motor di kawasan Sidotopo. Aksi tersebut terekam kamera warga dan viral di media sosial TikTok.
Dalam video yang diunggah akun Cak Rosiy Ojol, tampak salah satu pelaku mengenakan helm hitam dan baju putih, serta terlihat berusia separuh baya. Ia mengalami luka di tangan kanan akibat terjatuh dari sepeda motor yang dicurinya bersama rekannya. Keduanya kemudian dihajar warga sebelum akhirnya diamankan oleh petugas.
“Maling motor di sebelah ITC Surabaya,” tulis akun tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Beritajatim.com, kejadian bermula saat dua pelaku curanmor berkeliling mencari sasaran. Di Sidotopo, mereka mendapati sepeda motor bebek yang masih tertancap kunci kontak. Tanpa pikir panjang, mereka membawa kabur kendaraan tersebut.
Aksi itu ternyata diketahui oleh pemilik motor yang segera berteriak minta tolong. Beberapa warga langsung mengejar pelaku hingga ke kawasan Gembong, dekat ITC Surabaya. Di lokasi tersebut, kedua pelaku akhirnya berhasil diamankan setelah motor yang dikendarai jatuh.
“Saya lihat sendiri warga mengejar pelaku sampai ke Gembong. Lalu terjatuh dan langsung dihajar warga,” terang Joko, salah satu saksi mata.
Saat kejadian, anggota Polsek Semampir yang tengah berpatroli sigap mengamankan kedua pelaku dari amukan warga dan membawanya ke rumah sakit untuk perawatan.
Kapolsek Semampir, Kompol Heri Iswanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut dua pelaku belum dapat dimintai keterangan lantaran masih menjalani perawatan medis.
“Iya Mas, benar (ada) penyerahan dua bandit curanmor dari masyarakat. Namun, saat ini masih dirawat sehingga kami belum bisa meminta keterangan dan memeriksa dua pelaku itu,” ujar Heri saat dikonfirmasi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa proses pemeriksaan akan dilakukan setelah kondisi keduanya membaik. Rincian identitas dan kronologi lengkap akan disampaikan oleh Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
“Nanti ya. Kan masih belum kita periksa. Nanti setelah selesai humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak yang akan menyampaikan (detailnya),” pungkasnya. [ang/beq]






