Kediri (beritajatim.com) – Video dua wanita terseret arus Sungai Bruno Kediri viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @puhsarangterkini dan diposting ulang @infokediri_raya, pada Jumat pagi(20/2/2023) memperlihatkan detik-detik wanita terseret arus sungai.
Ketika dua wanita itu bermain di sungai, tiba-tiba arus deras datang dengan air berwarna coklat yang langsung menerjang mereka.
Peristiwa terseretnya dua wanita itu diduga terjadi di dekat sebuah kafe yang ada di kawasan Desa Puhsarang, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Marketing Communication House of Riverside Kediri AM Lukman mengakui, peristiwa itu terjadi di kawasan kafe mereka. Ada empat wanita yang terekam di video itu merupakan pengunjung kafe.
[berita-terkait number=”3″ tag=”video-viral-kediri”]
“Benar ada pengunjung seperti yang terlihat di video yang beredar tersebut berada di lokasi kami. Tapi kami meminta maaf jika kabar yang beredar tidak semuanya sesuai dengan kejadian yang sebenarnya,” kata AM Lukman melalui pesan whatsApp, Jumat (20/1/2023).
Menurutnya, tidak semua informasi yang beredar di media sosial itu benar. Termasuk soal rambu-rambu peringatan yang menurutnya juga sudah dipasang di area kafe di bawah manajemen Jungel Hospitality tersebut.
Lukman menerangkan, kejadian itu pada sore hari. Di sekitar kafe memang dalam kondisi cuaca sedang cerah, namun terjadi curah hujan tinggi di hulu sungai.
“Kondisi saat itu di lokasi kami tidak hujan. Tapi memang ada peningkatan sedikit debit air di area sungai karena disebabkan oleh curah hujan di hulu sungai,” tambahnya.
Lanjut Lukman, saat peristiwa empat pengunjung wanita itu berada di tengah sungai.
Mengetahui debit air yang semakin meningkat saat itu, mereka berniat ingin kembali ke area kafe. Dalam proses kembali ke kafe di sisi sungai itulah ada dua orang yang terpeleset dan sempat jatuh ke sungai.
“Namun selanjutnya dengan sigap pihak dari kami turun ke sungai ikut membantu pengunjung tersebut ke pinggir sungai. Mereka alhamdulillah selamat. Bahkan, empat pengunjung tersebut masih tertawa setelah sampai ke tepi sungai,” terang Lukman.
Usai peristiwa itu pihaknya langsung berkoordinasi dengan pihak Polsek Semen dan melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mencegah kejadian tersebut terulang kembali.
“Kami juga mengimbau untuk para pengunjung tetap berhati-hati dimanapun, di tengah kondisi cuaca saat ini,” pungkas Lukman. [nm/ted]






