Sidoarjo (beritajatim.com) – Menindaklanjuti video viral seorang camat, kepala dinas dan beberapa ASN yang meneriakkan yel-yel mirip kampanye mendukung Cabup Subandi, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kab. Sidoarjo akan segera melakukan koordinasi dengan badan kepegawaian daerah (BKD) dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo.
Penegasan itu disampaikan oleh Divisi Penanganan Pelanggaran data dan Informasi Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sidoarjo Moeh Arief. Pihaknya akan melakukan kordinasi menyikapi video viral dugaan beberapa ASN yang meneriakkan yel-yel mirip kampanye saat posisi Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi yang juga Cabup Sidoarjo 2024 berada di lokasi sama.
Berkoordinasi dengan Sekda dan BKD terkait dengan netralitas ASN dalam kegiatan tersebut yang diduga mendukung salah satu bakal pasangan calon. “Kita akan segera melakukan kordinasi dengan pihak yang membawahi ASN. Soal waktu kapan, menunggu jadwal,” ucapnya Jumat (20/9/2024).
Acuan penegakan yang dilakukan Bawaslu Kab. Sidoarjo berdasarkan dengan Keputusan Bersama Menpan RB, Mendagri, Kepala BKD, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara dan Ketua Bawaslu
NOMOR : 2 Tahun 2022
NOMOR: 800-5474 Tahun 2022
NOMOR : 246 Tahun 2022
NOMOR : 30 Tahun 2022
NOMOR: 1447.1/PM.01/K.1/09/2022
Sambung Arief, langkah yang diambil Bawaslu Sidoarjo ini adalah menjalankan sesuai ketentuan regulasi yang ada, mengkaji dan memastikan siapa saja yg ada di kegiatan tersebut. “Termasuk memastikan apakah sudah ada norma yg dilanggar. Itu menunggu kajian yang sedang kami lakukan,” tukasnya.
Disinggung soal dalam PKPU No.15 Tahun 2017, Pasal 89 bakal calon selaku petahana dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan pemerintah daerah untuk kegiatan pemilihan 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon sampai dengan penetapan pasangan calon terpilih, jika ada pelanggaran dan sanksinya? Arief menegaskan pihaknya akan mengkaji. “Akan kita kaji itu cak,” papar Arief.
Seperti diketahui beredar video viral di WAG soal adanya kegiatan pemberian bantuan pangan sehat berupa daging ayam dan telur untuk antisipasi stunting di Kecamatan Sedati.
Seusai acara, sekelompok perempuan berdiri berjajar, posisi bagian tengah ada Plt Bupati Sidoarjo H. Subandi, sebelah kanan ada Camat Sedati dan sisi kiri ada kepala dinas.
Usai berjajar seakan seperti akan berfoto ria, sekelompok perempuan dan semuanya menirukan teriakan yel-yel Sidoarjo Baik sampai tiga kali ucapan.
Dalam kontestasi Pilkada Sidoarjo, H. Subandi tercatat sebagai Cabup Sidoarjo Sidoarjo yang berpasangan dengan Mimik Idayana yang diusung oleh Partai Gerindra, Partai Golkar dan Partai Demokrat. [isa/beq]






