Surabaya (beritajatim.com) – Apa yang akan Anda lakukan ketika berusia 60 tahun? Sedangkan saat ini banyak yang merasa jompo bahkan baru di usia 20 tahunan.
Nah, seorang pemanjat tebing freestyle menetapkan tujuan untuk dirinya sendiri, saat banyak orang yang merasa nestapa karena penyakit degeneratif ataupun memilih menjadi manusia yang lebih tenang dalam kehidupannya.
Pemanjat freestyle itu memutuskan memanjat gedung pencakar langit 48 lantai di Paris dan dia benar-benar menyelesaikannya tanpa bantuan alat apapun.
‘Spider-Man’ Prancis berusia 60 tahun memanjat gedung 48 lantai pada hari ulang tahunnya. Pendaki berusia 60 tahun, Alain Robert juga dikenal sebagai ‘Manusia Laba-laba’ Prancis.
Robert memanjat gedung Tour Total setinggi 187 meter dan begitu mencapai puncak, dia mengangkat tangannya.
“Saya ingin mengirim pesan kepada orang-orang bahwa menjadi 60 bukanlah apa-apa. Anda masih bisa berolahraga, aktif, melakukan hal-hal luar biasa,” katanya, seperti yang ditulis di akun Facebooknya, @alainrobertofficial.
“Saya berjanji pada diri sendiri beberapa tahun yang lalu bahwa ketika saya mencapai 60, saya akan memanjat menara itu lagi karena 60 melambangkan usia pensiun di Prancis dan saya pikir itu adalah sentuhan yang bagus.” tambahnya.
Robert memiliki alasan yang cukup fantastis di balik memanjat semua gedung tinggi ini. Dia mencoba untuk meningkatkan kesadaran tentang perlunya aksi iklim, sebagai kampanye solo yang dilakukan untuk terus menerapakan pola hidup sehat dan berlaku sehat dan adil pada alam.
Dia juga sudah memanjat gedung pencakar langit kantor Tour Total dalam berbagai kesempatan. Dia mulai mendaki pada tahun 1975, berlatih di tebing dekat kota kelahirannya Valence di Prancis selatan. Dia memulai pendakian solo pada tahun 1977 dan dengan cepat menjadi pemanjat papan atas.
Robert telah memanjat lebih dari 150 bangunan menjulang di seluruh dunia, termasuk Burj Khalifa Dubai – gedung tertinggi di dunia – Menara Eiffel dan Jembatan Golden Gate San Francisco.
Dalam aksinya memanjat di ulang tahun ke 60-nya, Robert, seperti sebutan yang melekat padanya, manusia laba-laba, dia tampaknya memanjat tanpa sabuk pengaman, hanya menggunakan tangan kosong, sepasang sepatu panjat, dan sekantong kapur bubuk untuk menyeka keringat. Tentu saja ini berbahaya, untuk itu juga membuatnya ditangkap beberapa kali oleh polisi setempat karena tindakan meresahkan. [adg/beq]






