Surabaya (beritajatim.com) – AWS (20) pemuda asal jalan Rangkah diamankan warga Jalan Bronggalan, Tambaksari usai ketahuan mencuri sepeda motor Honda Vario L 6668 ABW milik Tri Iswahyuni, Sabtu (19/04/2025) sekitar pukul 14.00 WIB. AWS diamankan warga setelah menabrak tiang listrik saat akan membawa hasil curiannya.
Kapolsek Tambaksari Kompol Imam Mustolih mengatakan, aksi pencurian itu terjadi di teras sebuah kantor di Jalan Bronggalan 2F nomor 50. Saat itu, AWS menjalankan aksi pencurian bersama dengan 2 rekan lainnya yang berhasil kabur yakni RZ dan FJ.
“Dalam melakukan aksinya, Tersangka AWS bersama dua rekannya yang saat ini tengah buron,” kata Imam saat dikonfirmasi beritajatim.com, Senin (21/04/2025).
Aksi pencurian ini direncanakan oleh AWS dan rekannya RZ di sebuah warung kopi Jalan Sidoyoso. Setelah keduanya bersepakat, mereka mengajak FJ untuk ikut bersama melakukan aksi pencurian. Ketiganya pun berputar-putar di wilayah Jalan Bronggalan.
“Ketika tiba di lokasi, ketiga pencuri ini melihat ada sepeda motor korban yang kuncinya tertinggal.FJ pun diminta untuk mengambil sepeda motor korban,” tutur Imam.
Saat itu, AWS bertugas mengamati situasi di depan pagar kantor. Sementara RZ berada di sekitar lokasi dengan sepeda motor sarana yang siap kabur.
Sebenarnya FJ sudah berhasil mengeluarkan sepeda motor dari pagar. Saat penyerahan ke AWS, tiba-tiba gas sepeda motor tersangkut. Hal itu membuat sepeda motor berjalan sendiri dan menabrak tiang listrik.
“Mendengar suara keributan, pemilik sepeda motor keluar. Lalu melihat sepeda motornya berpindah posisi dia langsung teriak minta pertolongan kepada warga,” tegas Imam.
Diteriaki korban, FJ langsung lari ke RZ dan berhasil kabur dengan sepeda motor sarana. Namun, naas AWS ditinggal di lokasi dan tertangkap warga. Warga yang geram pun langsung memukuli AWS dengan membabibuta. Beruntung anggota Polsek Tambaksari datang dan langsung mengamankan AWS untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam terkait jumlah lokasi yang pernah disatroni mengingat ketiga tersangka memiliki kunci T dan kunci modifikasi pembuka magnet. Selain itu, untuk dua pelaku yang masih kabur Imam menghimbau agar segera menyerahkan diri atau ditangkap dalam waktu dekat.
“Untuk kedua pelaku kami himbau menyerahkan diri karena kami sudah kantongi identitasnya dan sudah kami lakukan pengejaran,” pungkas Imam. [ang/aje]






