Surabaya (beritajatim.com) – Kepala Paroki Kristus Raja Surabaya menyampaikan bahwa kegiatan umat telah kembali normal dan berjalan tanpa rasa khawatir, meskipun pada hari sebelumnya ditemukan sebuah granat di taman dekat gereja.
“Jemaat gereja sudah kami beritahu kalau itu bukan granat tapi sampah yang dibuang, maka jemaat ke gereja seperti biasa,” kata Kepala Paroki Kristus Raja Surabaya, Romo Hardo CM, Selasa (2/10).
Posisi granat itu berada di luar gereja dan terlihat seperti sampah atau barang bekas. Aparat polisi juga telah membawa barang tersebut dan memeriksa seisi gereja.
“Polisi sudah membawa dan suasana normal kembali,” jelas Romo.
Romo Hardo juga menjelaskan bahwa sekarang ini kondisi gereja sudah lenggang tanpa penjagaan aparat kepolisian. Kata dia, hanya ada sekuriti gereja yang berjaga seperti hari biasanya.
“Semua baik, maka hari ini tidak ada polisi datang lagi dan normal seperti biasa,” tutup Romo.
Diketahui, granat jenis nanas itu pertama ditemukan petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya ketika bersih – bersih di area taman dekat Gereja Kristus Raja Surabaya, pukul 09.30 WIB.
Dan atas penemuan ini Tim Gegana Brimob Polda Jatim telah melakukan penyisiran menyeluruh di sekitar lokasi penemuan, termasuk di dalam gereja. Kepolisian memastikan situasi sudah aman dan terkendali. [ram/ian]






