Surabaya (beritajatim.com) – Seorang remaja putri berinisial AN (29) nekat mencuri uang persembahan di gereja Bethany Nginden, Minggu (11/05/2025). Hal itu dilakukan lantaran AN membutuhkan uang untuk pulang ke Banyuwangi.
Kapolsek Sukolilo Kompol I Made Patera Negara mengatakan AN mendatangi gereja Bethany Nginden untuk beribadah. Ia mengenakan kacamata, kaos lengan panjang biru dan celana hitam.
“Dari rekaman video CCTV, AN duduk menempati salah satu kursi di bagian belakang. Sebelah kanan, duduk seorang pria berkemeja biru yang berjarak satu kursi kosong dengannya, sementara 3 kursi sebelah kirinya dibiarkan kosong,” kata Made, Rabu (14/05/2025).
Saat sesi persembahan dijalankan, gelagat mencurigakan mulai terlihat. Ia tidak menghiraukan petugas yang menyodorkan pundi persembahan dari arah kiri. Ia justru menunggu pundi dari jemaat yang duduk di sebelah kanannya.
“Pada saat kantong itu sampai pada pelaku (Anastasia). Pelaku bukannya menaruh uang, namun ia memasukkan tangan ke dalam kantong untuk mengambil uang,” imbuhnya.
Aksi yang dilakukan AN itu ketahuan oleh petugas ibadah yang langsung mendatangi. Mereka pun langsung mengamankan AN untuk diserahkan ke pihak Polsek Sukolilo. “Menurut laporan, pelaku sebelumnya juga pernah melakukan hal serupa. Akhirnya pelaku diamankan dan dilaporkan ke kami,” tutur Made.
Dari keterangan AN, ia sudah melakukan aksinya 2 kali. Pada aksi pertamanya ia berhasil mengambil uang Rp 80 ribu. Sementara yang kedua sebesar Rp 92 ribu. AN pun dikenakan wajib lapor karena total kerugian Rp 92 ribu. “Karena barang buktinya hanya 92 ribu rupiah, maka kami kenakan wajib lapor. Kami komunikasikan dulu dengan pihak gereja, untuk langkah lebih lanjut,” pungkas Made. (ang/kun)






