Tuban (beritajatim.com) – Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pendapatan Daerah Tuban rutin laksanakan operasi gabungan untuk pajak kendaraan bermotor yang menunggak.
Kasi Penagihan UPT Pengelolaan Pendapatan Daerah Tuban, Taslim mengatakan bahwa saat ini setiap bulan pihaknya memiliki program operasi gabungan baik di daerah, maupun Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur.
“Jadi Insya Allah kita laksanakan 4 kali dengan lokasi yang berbeda dengan berkolaborasi baik pelaksanaannya bersama Kabupaten,” ujar Taslim saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa (29/04/2025).
Adapun operasi gabungan tersebut pihaknya mengajak kolaborasi dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) karena adanya pendapatan parkir dan juga Jasa Raharja.
“Maksud dan tujuan yang jelas kita meningkatkan pendapatan, meningkatkan kesadaran masyarakat, karena sebetulnya pajak itu bukan untuk pemerintah namun kembali lagi ke masyarakat,” tegas Taslim.
Selain itu, pihaknya sejak bulan Januari sudah gencar melaksanakan program tersebut di wilayah Kecamatan Jatirogo dan Kecamatan Jenu. Termasuk, hingga saat ini sudah di beberapa lokasi yang berbeda.
“Untuk lokasi kami selalu berkoordinasi dengan Kepolisian, karena terkait dengan BB harus diamankan, sedangkan dari kita sekedar mengingatkan saja, seperti memberi surat pernyataan sanggup bayarnya kapan,” tutur Taslim.
Adapun hasil dari operasi gabungan mulai saat ini sudah menurun jumlahnya dibandingkan awal bulan Januari. “Biasanya kalau kita jaring sebanyak 50 keatas, tapi akhir-akhir ini hanya 30 sampai 25 tapi tergantung wilayah juga sih,” bebernya.
Sebab, di wilayah pinggir atau di daerah Kecamatan banyak kendaraan bermotor yang nunggak pajak, hal ini dipengaruhi bahwa lokasi pelayanan jauh, termasuk kurangnya kesadaran masyarakat.
“Mereka rata-rata kurang sadar bahwa membayar pajak bisa melalui online, sekarang semuanya mudah,” imbuhnya.
Oleh karena itu, Taslim juga terus mensosialisasikan tentang taat pajak, termasuk dalam operasi gabungan, pihaknya memberikan brosur sosialisasi dan mengingatkan untuk segera membayar pajak kendaraan.
“Harapan kami atau prioritas utama penerimaan pendapatan meningkat, sehingga dari pajak tersebut juga kembalinya ke masyarakat,” pungkasnya. [ayu/ted]






