Surabaya (beritajatim.com) – Ngawi, Magetan, dan Ponorogo diprediksi akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi pada Selasa, 11 Maret 2025. Berdasarkan laporan dari prakirawan BMKG Juanda, Oky Sukma Hakim, S.Tr., ketiga wilayah ini akan diguyur hujan ringan pada pagi hari sebelum langit berangsur cerah di malam hari.
Perubahan cuaca yang cukup dinamis ini perlu menjadi perhatian masyarakat agar bisa lebih siap menghadapi kondisi yang mungkin memengaruhi aktivitas harian mereka.
Di Ngawi, hujan ringan diperkirakan turun pada pagi hari sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah itu, cuaca akan berubah menjadi berawan mulai pukul 09.00 WIB hingga 18.00 WIB. Barulah pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, langit diperkirakan cerah.
Suhu udara di Ngawi berkisar antara 23 hingga 30 derajat Celcius, dengan kelembaban udara mencapai 68 hingga 97 persen. Angin akan bertiup dari arah Barat Laut dengan kecepatan 24,3 km/jam.
“Hujan pagi memang diprediksi turun di Ngawi, tapi tidak berlangsung lama. Siang hingga sore cenderung berawan, dan malamnya langit akan cerah,” ujar Oky Sukma Hakim saat memberikan laporan cuaca.
Kondisi cuaca di Magetan tidak jauh berbeda dengan Ngawi. Hujan ringan juga akan turun pada pagi hari, namun setelahnya langit akan tetap berawan hingga sore hari. Pada malam hari, cuaca akan berubah menjadi cerah berawan.
Suhu udara di Magetan diprediksi berkisar antara 22 hingga 29 derajat Celcius, dengan kelembaban mencapai 70 hingga 97 persen. Sementara itu, angin akan bertiup dari arah Barat Daya dengan kecepatan 25,5 km/jam.
“Kami memperkirakan bahwa cuaca di Magetan cukup stabil, tanpa perubahan ekstrem. Jadi, masyarakat bisa tetap beraktivitas dengan nyaman,” tambah Oky.
Sementara itu, Ponorogo diprediksi mengalami cuaca yang lebih dinamis dibandingkan dua wilayah lainnya. Hujan ringan akan turun pada pukul 06.00 WIB, tetapi pada pukul 09.00 WIB, diperkirakan akan terjadi petir.
Langit kemudian berubah menjadi berawan hingga sore hari, dan malam harinya cuaca akan cerah berawan. Suhu udara di Ponorogo berkisar antara 23 hingga 31 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 65 hingga 97 persen. Angin akan berhembus dari arah Barat Laut dengan kecepatan 27,3 km/jam.
“Untuk warga Ponorogo, perlu waspada dengan kemungkinan petir di pagi hari. Jika beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya menghindari tempat terbuka saat hujan berlangsung,” jelas Oky.
Mengingat adanya hujan di pagi hari dan potensi petir di beberapa wilayah, masyarakat di Ngawi, Magetan, dan Ponorogo diimbau untuk membawa perlengkapan yang sesuai, seperti payung atau jas hujan. Selain itu, tetap berhati-hati saat bepergian agar aktivitas harian tidak terganggu oleh perubahan cuaca. [mnd/aje]






