Jember (beritajatim.com) – Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, tidak menaikkan nominal Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama sebelas tahun terakhir.
“Tidak ada kenaikan UKT di Universitas Jember sejak 2015,” kata Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Jember, Slamin, sebagaimana dilansir Humas Unej, Senin (27/4/2026).
Saat ini, 44 persen mahasiswa Unej adalah penerima bantuan biaya pendidikan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Persentase terbanyak adalah mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), kurang lebih 56 persen. Sementara itu, mahasiswa kurang mampu di Fakultas Kedokteran yang menerima KIP Kuliah sekitar lima hingga tujuh persen.
Slamin meminta mahasiswa untuk ikut memastikan bahwa data yang masuk benar-benar valid. “Ini agar tidak ada penyalahgunaan, di mana mereka yang mampu justru mengaku tidak mampu,” katanya.
Saat ini Universitas Jember menerima 3.274 mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Kurang lebih 125 mahasiswa atau kurang dari 4 persen belum menyelesaikan proses pembayaran.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Fendi Setyawan, memberikan jaminan langsung bahwa tidak akan ada calon mahasiswa jalur SNBP yang ditolak atau dikeluarkan karena persoalan UKT.
Menurut Fendi, Unej sangat menghargai status mahasiswa SNBP sebagai siswa yang memiliki kemampuan akademik unggul. “Sangat disayangkan jika mereka tidak bisa lanjut hanya karena biaya,” katanya.
Fendi menjamin Unej tidak akan menolak mahasiswa yang tidak mampu membayar. “Namun, ini bukan berarti membebaskan UKT. Pilihannya adalah pembayaran dapat diangsur atau dilakukan penurunan golongan UKT, tergantung pada hasil validasi faktual di lapangan,” katanya.
Universitas Jember akan melakukan verifikasi faktual ulang terhadap calon mahasiswa yang hingga saat ini belum melakukan registrasi pembayaran UKT. Mereka bisa menunda pembayaran sampai proses verifikasi selesai, dengan tetap menyesuaikan batas waktu penetapan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) dari Kementerian Pendidikan Tinggi. [wir/kun]






