Jember (beritajatim.com) – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tunisia dan Universitas Jember di Kabupaten Jember, Jawa Timur, menandatangani naskah kesepahaman untuk bekerja sama.
Penandatanganan kesepakatan kerja sama ini dilakukan setelah Rektor Unej Iwan Taruna berdiskusi secara daring dengan Zuhairi Misrawi, Duta Besar RI untuk Tunisia, Kamis sore (17/4/2025).
Iwan Taruna menilai kerja sama ini akan menjadi pintu gerbang kerja sama yang lebih besar. “Kali ini dengan langkah nyata melibatkan FISIP dan akan diikuti fakultas lainnya. Saya juga mengundang Duta Besar Zuhairi Misrawi untuk mengunjungi kampus Unej,” katanya, sebagaimana dilansir Humas Unej, Jumat (18/4/2025).
Zuhairi Misrawi memiliki program diplomasi pendidikan tinggi yang dapat menjadi jembatan kerja sama antara perguruan tinggi di Indonesia dengan di Tunisia. Sejumlah perguruan tinggi Indonesia yang sudah memanfaatkan program diplomasi pendidikan tinggi KBRI Tunisia, di antaranya Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor.
“Kerja sama dengan perguruan tinggi di Tunisia sangat potensial, mengingat dapat menjadi gerbang ke Eropa, Arab dan Afrika sendiri,” kata Zuhairi.
Tunisia terletak di wilayah barat benua Afrika yang dekat dengan Eropa. Ini membuat banyak akademisi di perguruan tinggi Tunisia yang berkiprah di berbagai perguruan tinggi di Eropa.
Tunisia berperan aktif di Liga Arab. Negara ini memiliki faktor perekat penting dengan Indonesia yakni penduduknya mayoritas beragama Islam.
Beberapa program kerja sama yang ditawarkan oleh perguruan tinggi Tunisia, di antaranya pertukaran dosen dan mahasiswa, kuliah umum oleh profesor, riset bersama hingga program gelar akademik bersama (sandwich programme). [wir]






